Sidebar atas

Selasa, Maret 30, 2010

RPP JAR.TEMA KELUARGA KLS II.A SD/MI

RPP JAR.TEMA KELUARGA KLS II.A SD/MI

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester : 2(dua)/1(ganjil)
Jaringan Tema : Keluarga
Alokasi Waktu : 15 x 35 menit/3 minggu
  1. STANDAR KOMPETENSI
    Memahami teks pendek dan puisi anak yang dilisankan
    Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara lisan melalui kegiatan bertanya, bercerita dan deklamasi
    Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak
    Menulis permulaan melalui kegiatan melengkapi cerita dan dikte
  2. KOMPETENSI DASAR
    Menyebutkan kembali dengan kata-kata atau kalimat sendiri isi teks
    Menceritakan kegiatan sehari-hari dengan bahasa yang mudah dipahami orang lain
    Menyimpulkan isi teks pendek (10-15 kalimat) yang dibaca dengan membaca lancar
    Melengkapi cerita sederhana dengan kata yang tepat
  1. INDIKATOR
    Mennjawab pertanyaan tentang isi teks pendek
    Menceritakan kembali isi teks dengan kata-kata sendiri
    Menjawab pertanyaan isi cerita teman
    Menceritakan pengalaman sendiri misal : berangkat sekolah
    Membaca puisi dengan ekspresi
    Menjelaskan isi puisi yang telah dibaca
    Melengkapi kalimat dengan kata yang tepat
  2. TUJUAN PEMBELAJARAN
    Siswa dapat menjawab pertanyaan tetang isi teks pendek
    Siswa dapat menceritakan kembali isi teks dengan kalimat sendiri
    Siswa dapat menjawab pertanyaan isi cerita teman
    Siswa dapat menceritakan pengalaman sendiri misal : berangkat sekolah
    Siswa dapat membaca puisi dengan ekspresi
    Siswa dapat menjelaskan isi puisi yang telah dibaca
    Siswa dapat melengkapi cerita sederhana dengan kalimat yang tepat
  3. MATERI AJAR
    Teks pendek
    Pengalaman pribadi
    Puisi
    Cerita sederhana
  4. METODE PEMBELAJAR
    Diskusi, Ceramah, Tanya Jawab, Pemberian Tugas.
  5. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
    1. Kegiatan Awal
      Memperhatikan perintah
      Tanya jawab
    2. Kegiatan Inti
      Menyimak teks pendek
      Menjawab pertanyaan tentang isi teks pendek
      Menceritakan kembali isi teks dengan kata-kata sendiri
      Menjawab pertanyaan isi cerita teman
      Menceritakan pengalaman sendiri misal : berangkat sekolah
      Membaca puisi dengan ekspresi
      Menjelaskan isi puisi yang telah dibaca
      Melengkapi kalimat dengan kata yang tepat
    3. Kegiatan Akhir
      Melaporkan hasilnya
      Memanjangkan
  6. ALAT/BAHAN/SUMBER BELAJAR
    Pengalaman anak
    Puisi
    Cerita sederhana
  7. PENILAIAN
    Tes Lisan
    Simaklah teks pendek ini kemudian ceritakan kembali isi dengan kata-kata sendiri
    Tes Tulis
    Isilah dengan benar!
    Saya beranhkat sekolah jam ...........
    Saya berangkat sekolah setelah ...........
    Saya sekolah di ..................
    Tes Performance/Sikap

  8. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Senin, Maret 29, 2010

SILABUS JAR.TEMA KELUARGA KLS II.A SD/MI

SILABUS JAR.TEMA KELUARGA KLS II.A SD/MI

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Jaringan Tema : KELUARGA
Alokasi Waktu : 3 Minggu
Kelas/Semester : II(dua)/I(ganjil)
Mata Pelajaran : BAHASA IINDONESIA
  1. STANDAR KOMPETENSI
    (Mendengarkan)
    Memahami teks pendek dan puisi anak yang dilisankan
    (Berbicara)
    Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara lisan melalui kegiatan bertanya bercerita dan deklamasi
    (Membaca)
    Memahami teks pendek dengan lancar dan puisi anak
    (Menulis)
    Menulis permulaan melalui kegiatan melengkapi cerita dan dikte
  1. KOMPETENSI DASAR
    Menyebutkan kembali dengan kata-kata atau kalimat sendiri isi teks pendek
    Bertanya kepada orang lain dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan santun berbahasa
    Menyimpulkan isi tekspendek (10-15 kalimat) yang dibaca dengan membaca lancar
    Melengkapi ceri sederhana dengan kata yang tepat
  2. MATERI POKOK
    Teks pendek (10-15 kalimat)
    Kata tanya apa, dimana, siapa
    Teks pendek (10-15 kalimat)
    Cerita sederhana
  3. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Menyimak teks pendek
    Tanda tanya isi teks pendek
    Membuat kalimat Tanya dengan kata apa, dimana, siapa
    Membaca teks pendek
    Melengkapi cerita sederhana tentang peristiwa yang terjadi dalam keluarga dengan kata yang tepat
  4. INDIKATOR
    Menjawab pertanyaan tentang isi teks pendek
    Menceritakan kembali isi teks pendek dengan kalimat sendiri
    Membuat kalimat Tanya dengan kata apa, dimana, siapa
    Membaca teks pendek dengan intonasi yang tepat
  5. PENILAIAN
    Tes tulis
    Tes lisan
  6. ALOKASI WAKTU
    6 x Pertemuan
  7. ALAT / SUMBER
    Teks pendek

  8. Baca Selengkapnya silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

RPP JAR.TEMA MAKHLUK HIDUP KLS II A SD/MI

RPP JAR.TEMA MAKHLUK HIDUP KLS II A SD/MI

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester : 2(dua)/1(ganjil)
Jaringan Tema : Makhluk Hidup
Alokasi Waktu : 15 x 35 menit/3 minggu
  1. STANDAR KOMPETENSI
    Memahami teks pendek dan puisi anak yang dilisankan
    Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara lisan melalui kegiatan bertanya, bercerita dan deklamasi
    Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak
    Menulis permulaan melalui kegiatan melengkapi cerita dan dikte
  2. KOMPETENSI DASAR
    Mendeskripsikan isi puisi
    Mendeklamasikan puisi dengan ekspresi yang tepat
    Menjelaskan isi puisi anak yang dibaca
    Menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan menggunakan huruf tegak bersambung dan memperhatikan penggunaan huruf kapital dan tanda titik
  1. INDIKATOR
    Menceritakan kembali isi teks puisi dengan kalimat sendiri
    Mendeklamasikan puisi dengan lafal dan intonasi yang tepat
    Menentukan jeda dan penggalan kata yang tepat untuk menjelaskan arti atau makna
    Menggunakan ekspresi yang tepat
    Membaca puisi dengan ekspresi
    Mengajukan atau menjawab pertanyaan isi puisi yang dibaca
    Mengungkapkan pengalamannya dalam bentuk tulisan tegak bersambung dengan memperhatikan huruf kapital dan tanda baca.
  2. TUJUAN PEMBELAJARAN
    Siswa dapat menceritakan kembali isi puisi dengan kalimat sendiri
    Siswa dapat mendeklamasikan puisi dengan lafal dan intonasi yang tepat
    Siswa dapat menentukan jeda dan penggalan kata dalam berdeklamasi
    Siswa dapat dapat menggunakan ekspresi untuk membaca puisi
    Siswa dapat mengungkapkan pengalaman dalam bentuk karangan
  3. MATERI AJAR
    Puisi
    Deklamasi
    Karangan sederhana tentang pengalaman
  4. METODE PEMBELAJARAN
    Diskusi, Ceramah, Tanya Jawab, Pemberian Tugas.
  5. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

    1. KEGIATAN AWAL
      Tanya jawab tentang pengalaman anak
      Menyimak teks puisi
    2. KEGIATAN INTI
      Menceritakan kembali isi puisi dengan kalimat sendiri
      Mendeklamasikan puisi dengan lafal dan intonasi yang tepat
      Menentukan jeda dan penggalan kata dalam deklamasi
    3. KEGIATAN AKHIR
      Mengajukan pertanyaan atau jawaban isi puisi yang dibaca
      Mengungkapkan pengalaman dalam bentuk karangan
  6. ALAT/BAHAN/SUMBER BELAJAR
    Puisi
    Pengalaman anak
  7. PENILAIAN
    Tes Tulis
    Jawablah dengan benar!
    Amir ........... di kolam renang
    Ibu memasak di ................
    Kucing hewan berkaki ..........

  8. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Minggu, Maret 28, 2010

SILABUS JAR.TEMA MAKHLUK HIDUP KLS II A SD/MI

SILABUS JAR.TEMA MAKHLUK HIDUP KLS II A SD/MI

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Jaringan Tema : MAKHLUK HIDUP
Alokasi Waktu : 3 Minggu
Kelas/Semester : II(dua)/I(ganjil)
Mata Pelajaran : IPA
  1. STANDAR KOMPETENSI
    Mengenal bagian–bagian utama hewan dan tumbuhan, pertumbuhan hewan dan tumbuhan serta berbagai tempat hidup makhluk hidup
  2. KOMPETENSI DASAR
    Mengidentifikasi berbagai tempat hidup makhluk hidup (air, tanah, dan tempat lainnya)
    Mengidentifkasi perubahan yang terjadi pada pertumbuhan hewan (dalam ukuran) & tumbuhan (dari biji menjadi tanaman).
  3. MATERI POKOK
    Tempat hidup makhluk hidup
    Pertumbuhan hewan dan tumbuhan
  1. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Mengamati hewan yang hidup di darat
    Mengamati hewan-hewan yang hidup di air
    Mengamati hewan-hewan yang hidup di darat dan air
    Mengamati gambar pertumbuhan ayam
    Menanam biji kacang
    Mengamati pertumbuhan biji kacang
  2. INDIKATOR
    Menyebutkan contoh hewan yang hidup di darat
    Menyebutkan contoh hewan yang hidup di air
    Menyebutkan contoh hewan yang hidup di darat dan di air
    Menceritakan pertumbuhan ayam dalam ukuran berdasarkan pengamatan
    Menjelaskan pertumbuhan biji kacang sampai menjadi tumbuhan kacang
    Menanam biji dan mengamati pertumbuhannya
  3. PENILAIAN
    Lisan
    Tes lisan
    Kinerja
    Produk
    Tes tulis
  4. ALOKASI WAKTU
    3 x Pertemuan
  5. ALAT/SUMBER
    buku
    lingkungan
    gambar
    hewan dan tumbuhan
    asli
    kacang hijau
    telur
    pengalaman
  1. MATA PELAJARAN : IPS
  2. STANDAR KOMPETENSI
    Memahami peristiwa penting dalam keluarga secara kronologis
  3. KOMPETENSI DASAR
    Memanfaatkan dokumen dan benda penting keluarga sebagai sumber cerita
  4. MATERI POKOK
    Peristiwa penting dalam keluarga
  5. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Melihat dokumen keluarga
  6. INDIKATOR
    Menceritakan peristiwa yang terkesan waktu kecil tentang diri melalui dokumen

  7. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

RPP JAR.TEMA LINGKUNGAN KLS II A SD/MA

RPP JAR.TEMA LINGKUNGAN KLS II A SD/MA

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester : 2(dua)/1(ganjil)
Jaringan Tema : Lingkungan
Alokasi Waktu : 15 x 35 menit/3 minggu
  1. STANDAR KOMPETENSI
    Memahami teks pendek dan puisi anak yang dilisankan
    Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara lisan melalui kegiatan bertanya, bercerita dan deklamasi
    Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak
    Menulis permulaan melalui kegiatan melengkapi cerita dan dikte
  2. KOMPETENSI DASAR
    Mendeskripsikan isi puisi
    Mendeklamasikan puisi dengan ekspresi yang tepat
    Menjelaskan isi puisi anak yang dibaca
    Melengkapi cerita sederhana dengan kata yang tepat
  1. INDIKATOR
    Menceritakan kembali isi puisi yang didengar
    Mendeklamasikan puisi dengan ekspresi yang tepat
    Membaca puisi dengan ucapan yang jelas, menjelaskan isi puisi yang dibaca
    Melengkapi teks cerita sederhana dengan tepat
  2. TUJUAN PEMBELAJARAN
    Siswa dapat menceritakan kembali isi puisi yang didengar dengan kata-kata sendiri
    Siswa dapat mendeklamasikan puisi dengan ekspresi yang benar
    Siswa dapat membaca puisi dengan ucapan yang jelas
    Siswa dapat melengkapi teks cerita sederhana dengan kata-kata sendiri yang tepat
  3. MATERI AJAR
    Mendeskripsikan isi puisi
    Teks puisi
    Teks cerita
  4. METODE PEMBELAJARAN
    Diskusi, Ceramah, Tanya Jawab, Pemberian Tugas.
  5. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
    1. Kegiatan Awal
      Mendengarkan cerita
      Tanya jawab
    2. Kegiatan Inti
      Menceritakan isi puisi yang didengar dengan kata-kata sendiri
      Mendeklamasikan puisi dengan ekspresi yang benar
      Membaca puisi dan menjelaskan isi puisi yang dibaca
      Melengkapi teks cerita sederhana dengan kata yang tepat
    3. Kegiatan Akhir
      Melaporkan hasil
      Memanjangkan
  6. ALAT/BAHAN/SUMBER BELAJAR
    Buku Erlangga hal 63 – 70
    Puisi “lagu Kebunku”
    Pengalaman guru
  7. PENILAIAN
    Tes Lisan / Kinerja
    Diskusikan dengan teman sebangku bagaimana keadaan kebutn pada lagu “Kebunku”. Kemudian ceritakan secara lisan.

  8. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

SILABUS JAR.TEMA LINGKUNGAN KLS II A SD/MI

SILABUS JAR.TEMA LINGKUNGAN KLS II A SD/MI

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Jaringan Tema : LINGKUNGAN
Alokasi Waktu : 3 Minggu
Kelas/Semester : II (dua)/I(ganjil)
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
  1. STANDAR KOMPETENSI
    (Mendengarkan)
    Memahami teks pendek dan puisi anak yang dilisankan
    (Berbicara)
    Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara lisan melalui kegiatan bertanya bercerita dan deklamasi
    (Membaca)
    Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak
    (Menulis)
    Menulis permulaan melalui kegiatan melengkapi cerita dan dikte
  1. KOMPETENSI DASAR
    Mendeskripsikan isi puisi
    Mendeklamasikan puisi dengan ekspresi yang tepat
    Menjelaskan isi puisi anak yang dibaca
    Melengkapi cerita sederhana dengan kata yang tepat
  2. MATERI POKOK
    Mendeskripsikan isi puisi
    Teks puisi
    Puisi
    Teks cerita
  3. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Menyimak puisi yang didengarkan
    Mendeklamasikan puisi
    Membaca puisi
    Tanya jawab isi puisi
    Melengkapi teks cerita
  4. INDIKATOR
    Menceritakan kembali isi puisi yang didengar
    Mendeklamasikan puisi dengan ekspresi yang benar
    Membaca puisi dengan ucapan yang jelas
    Menjelaskan isi puisi yang di baca
    Melengkapi teks cerita sederhana dengan tepat
  5. PENILAIAN
    Lisan
    Performace
    Tulis
    Produk
  6. ALOKASI WAKTU
    6 x Pertemuan
  7. ALAT / SUMBER
    Teks puisi
  1. Mata Pelajaran : MATEMATIKA
  2. STANDAR KOMPETENSI
    Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 500
  3. KOMPETENSI DASAR
    Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 500
    Menentukan nilai tempat ratusan, puluhan dan satuan
  4. MATERI POKOK
    Penjumlahan dan pengurangan bilangan 100 s/d 500
    Nilai tempat
  5. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Menjumlahkan bilangan tiga angka dengan tiga angka tanpa teknik menyimpan
    Menjumlahkan bilangan tiga angka dengan teknik menyimpan
    Mengurangi bilangan tiga angka dengan teknik menyimpan
    Memecahkan masalah dengan operasi penjumlahan dan pengurangan
    Mengelompokkan bilangan sesuai nilai tempat
    Menyebutkan nilai
  6. INDIKATOR
    Melakukan penjumlahan bilangan satuan s.d 500 tanpa teknik menyimpan
    Melakukan penjumlahan bilangan ratusan s.d 500 dengan teknik menyimpan
    Melakukan pengurangan bilangan ratusan s.d 500 tanpa teknik menyimpan
    Melakukan pengurangan bilangan ratusan s.d 500 dengan teknik menyimpan
    Memecahkan masalah menggunakan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan s.d 500

  7. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Jumat, Maret 26, 2010

RPP JAR.TEMA DIRI SENDIRI KLS II A SD

RPP JAR.TEMA DIRI SENDIRI KLS II A SD

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester : 2(dua)/1(ganjil)
Jaringan Tema : Diri Sendiri
Alokasi Waktu : 10 x 35 menit/2 minggu
  1. STANDAR KOMPETENSI
    Memahami teks pendek dan puisi anak yang dilisankan
    Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara lisan melalui kegiatan bertanya, bercerita dan deklamasi
    Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak
    Menulis permulaan melalui kegiatan melengkapi cerita dan dikte
  2. KOMPETENSI DASAR
    Mendeskripsi isi teks pendek
    Bertanya kepada orang lain dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan santun berbahasa
    Menyimpulkan isi teks pendek (10-15 kalimat) yang dibaca dengan membaca lancar
    Melengkapi cerita sederhana dengan kata yang tepat
  1. INDIKATOR
    Menceritakan kembali isi teks dengan kalimatnya sendiri
    Mengucapkan kalimat tanya dengan tepat
    Membaca puisi dengan ekspresi
    Menyimpulkan isi puisi yang dibaca
    Melengkapi kalimat dengan kata yang tepat
  2. TUJUAN PEMBELAJARAN
    Siswa dapa menceritakan kembali isi teks dengan kalimatnya sendiri
    Siswa dapat mengucapkan kalimat tanya dengan tepat
    Siswa dapat membaca puisi dengan ekspresi
    Siswa dapat melengkapi cerita sederhana dengan kata yang tepat
  3. MATERI AJAR
    Deskripsi isi teks
    Kalimat tanya
    Isi Puisi
    Cerita sederhana
  4. METODE PEMBELAJARAN
    Diskusi, Ceramah, Tanya Jawab, Pemberian Tugas.
  5. LANGKAH PEMBELAJARAN
    1. Kegiatan Awal
      Mendengarkan cerita
      Tanya jawab
      Menceritakan isi teks pendek dengan kalimatnya sendiri
    2. Kegiatan Inti
      Mengucapkan beberapa kalimat tanya dengan apa, dimana, siapa
      Membacakan puisi dengan ekspresi yang berjudul “aku dan keluargaku”
      Menjelaskan isi puisi yang dibaca
      Melengkapi cerita dengan kata yang tepat
    3. Kegiatan Akhir
      Melaporkan akhir
      Memanjangkan
  6. ALAT/BAHAN/SUMBER BELAJAR
    Buku Erlangga hal. 1 – 10
    Teks Puisi
    Gambar tentang anggota keluar
  7. PENILAIAN
    1. Produk
      Ceritakan kembali dengn kalimat sendiri Teks “aku dan keluargaku”
    2. Tes Lisan
      Ucapkan kalimat ini dengan lafal dan intonasi yang benar
      Apa kesukaan ibunya?
      Dimana Dita bersekolah?
      Siapa nama ibunya?
    3. Tes Tulis
      Jawablah dengan benar!
      ............. Tuti delapan tahun.
      Rambut Ali .............. karena belum dipotong.
      Rani suka bermain .............
  8. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

SILABUS JAR.TEMA DIRI SENDIRI KLS II A SD

SILABUS JAR.TEMA DIRI SENDIRI KLS II A SD

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar /SD
Jaringan Tema : DIRI SENDIRI
Kelas/Semester : II(dua)/I(ganjil)
Alokasi Waktu : 2 MINGGU
  1. Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA
  2. STANDAR KOMPETENSI
    Memahami teks pendek dan puisi anak yang dilisankan
    Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara lisan melalui kegiatan bertanya bercerita dan deklamasi
    Memahami teks pendek dengan membaca lancar puisi anak
    Menulis permulaan melalui kegiatan melengkapi cerita dan dikte
  3. KOMPETENSI DASAR
    Mendeskripsikan isi teks pendek
    Bertanya kepada orang lain dengan menggunakan pilihan kata tang tepat dan santun berbahasa
    Menyimpulkan isi teks pendek (10 – 15 kalimat) yang dibaca dengan membaca lancar
    Melengkapi cerita sederhana dengan kata yang tepat
  1. MATERI POKOK
    Deskripsi isi teks
    Kalimat tanya
    Isi puisi
    Cerita sederhana
  2. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Menyimak teks pendek
    Membuat kalimat tanya
    Membaca puisi
    Tanya jawab tentang puisi yang dibaca
    Melengkapi cerita sederhana
  3. INDIKATOR
    Menceritakan kembali isi teks dengan kalimatnya sendiri
    Mengucapkan kalimat tanya dengan tepat
    Membaca puisi dengan ekspresi
    Menyimpulkan isi puisi yang dibaca
    Melengkapi kalimat dengan kata yang tepat
  4. PENILAIAN
    Tes tulis , Performance
    Tes lisan , Produk
    ALOKASI WAKTU
    4 x Pertemuan
  5. ALAT/SUMBER
    Buku cerita
    Teks puisi
  1. Mata Pelajaran : PKn
  2. STANDAR KOMPETENSI
    Membiasakan hidup bergotong royong
  3. KOMPETENSI DASAR
    Mengenal pentingnya hidup rukun saling berbagi, dan tolong menolong
    Melaksanakan hidup rukun saling berbagi dan tolong menolong di rumah dan di sekolah
  4. MATERI POKOK
    Hidup rukun, saling berbagi, dan tolong menolong
    Hidup rukun dan tolong menolong
  5. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Tanya jawab tentang hidup rukun dan tidak rukun
    Mengidentifikasi jenis kegiatan yang dilaksanakan secara rukun saling berbagi dan tolong menolong
    Menyebutkan manfaat hidup rukun saling berbagi dan tolong menolong
    Menyebutkan akibat tidak rukun dan tolong menolong
  6. INDIKATOR
    Mengidentifikasi hidup rukun dan tidak rukun
    Menyebutkan akibat jika tidak menjaga kerukunan di rumah
    Mengidentifikasi jenis kegiatan yang dilaksanakan secara rukun saling berbagi dan tolong menolong
    Menyebutkan manfaat hidup rukun, saling berbagi dan tolong menolong
    Menyebutkan akibat tidak hidup rukun, saling berbagi dan tolong menolong

  7. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini:
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Kamis, Maret 25, 2010

PEMBELAJARAN KELAS RANGKAP DI SD

PEMBELAJARAN KELAS RANGKAP DI SD

  1. Pembelajaran Kelas Rangkap atau Multigrade Model merupakan strategi pembelajaran dengan menerapkan perangkapan kelas (dua kelas atau lebih) dan perbedaan tingkat kemampuan yang dilakukan oleh seorang guru dalam waktu yang bersamaan.
  2. Pelaksanaan kelas rangkap dilakukan dengan menggabungkan satu atau dua mata pelajaran yang sama atau berbeda yang dilaksanakan dalam satu ruang serta disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi sekolah. Sebelum melakukan pembelajaran guru menyusun perencanaan yang mencakup:
  1. Pemetaan Kompetensi
    Pemetaan dimaksudkan untuk menggabungkan materi yang sama di kelas yang berbeda dengan kedalaman yang berbeda sehingga ada kesinambungan. Pemetaan kompetensi dilakukan untuk kompetensi yang harus dicapai dalam 1 semester atau 1 tahun.
  2. Penetapan Tema
    Penentuan tema disesuaikan dengan hasil pemetaan kompetensi. Untuk satu semester, biasanya dihasilkan sekitar lima tema dengan masing-masing tema berkisar antara 3-4 minggu.
  3. Pengembangan Silabus
    Silabus dibuat untuk dua kelas atau tiga kelas sekaligus (sesuai dengan kelas rangkap yang diinginkan). Silabus setidaknya memuat: standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.
  4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran berisi langkah-langkah pembelajaran secara rinci (kegiatan awal, inti, dan penutup) dan merupakan pengembangan dari silabus yang ada. Strategi pengajaran dan pengorganisasian peserta didik juga harus nampak dalam RPP.
  1. Kelas rangkap merupakan gabungan dari beberapa peserta didik dengantingkatan kelas yang berdekatan, misalnya kelas 1 dan 2, atau kelas 4, 5, dan 6; belajar dengan satu guru di kelas yang sama dan berlangsung selama satu tahun ajaran penuh. Hal yang perlu mendapat penekanan di sini adalah:

    1. guru tidak mengajar dua kelas tepisah secara bergantian dengan program yang berbeda,
    2. pembelajaran dilakukan secara tematik, namun untuk kompetensi-kompetensi tertentu yang tidak dapat diikat dengan tema tetap diajarkan secara terpisah,
    3. strategi pembelajaran yang dipilih guru dalam kelas rangkap disesuaikan dengan banyaknya jumlah peserta didik dan dengan menggunakan kombinasi berbagai metode pembelajaran,
    4. strategi pembelajaran hendaknya mencerminkan pembelajaran yang berbeda dan PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan),

    5. Siswa Kelas 3 bekerja individual
      agar perencanaan matang, sebaiknya satu kelas rangkap dipegang oleh guru yang sama untuk dua tahun pelajaran,
    6. tetap mengacu pada Standar Isi yang ditetapkan BSNP.(Apr)
      Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 02 Oktober 2009 21:36 di ambil dari BSNP Indonesia)

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Minggu, Maret 21, 2010

PERANAN PENGAWAS,PESAN DAN TIPS UNTUK PESERTA UJIAN NASIONAL

PERANAN PENGAWAS,PESAN DAN TIPS UNTUK PESERTA UJIAN NASIONAL

  1. PERANAN PENGAWAS SATUAN PENDIDIKAN UN SMA/MA
    Oleh Bambang pada 1/27/10• Rubrik UASBN dan UN
    1. Sebelum UN dilaksanakan
    b) mempelajari Permendiknas tentang UN dan POS UN;
    c) melapor kepada Penyelenggara UN di Tingkat Sekolah/Madrasah;
    d) mengikuti rapat-rapat yang diselenggarakan oleh Penyelenggara TingkatSekolah/Madrasah.
  1. 2. Selama UN Berlangsung
    a) menyaksikan dan menandatangi berita acara serah terima bahan ujian dari Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Kabupaten ke Sekolah/Madrasah;
    b) menyaksikan penyimpanan bahan ujian dari Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah kepada petugas keamanan penyimpanan;
    c) memeriksa kelayakan dan keamanan penyimpanan bahan ujian.
    d) memantau pelaksanaan UN di ruang ujian, agar sesuai dengan tatacara yang telah ditetapkan dalam POS UN, dan dapat memasuki ruang ujian jika diperlukan dengan catatan tidak mengganggu pelaksanaan ujian. Hasil pengawasan dalam ruang ujian dituliskan dalam berita acara dan ditandatangani oleh ketua Penyelenggara UN Tingkat Satuan Pendidikan.
    e) menyaksikan serah terima bahan ujian dari Sekolah/Madrasah kepada para Pengawas ruangan ujian;
    f) memeriksa amplop soal cadangan di tingkat sekolah/madrasah dan hanya dibuka bila diperlukan untuk mengganti soal yang cacat.
    g) menyaksikan serah terima LJUN dalam amplop yang telah dilak dari Pengawas Ruang ke Penyelenggara UN Tingkat Satuan Pendidikan;
    h) mendampingi dan menyaksikan Serah Terima LJUN dari sekolah/madrasah ke Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota.
    3. Setelah UN dilaksanakan
    a) memantau pengiriman LJUN dari sekolah/madrasah ke Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota;
    b) melaporkan pelaksanaan kegiatan pemantauan ke penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota, dengan melampirkan isian lembar kerja.
  1. PESAN DAN TIPS UNTUK PESERTA UJIAN NASIONAL
    Oleh Bambang pada 1/27/10 •Rubrik UASBN dan UN

    Semua peserta ujian nacional (UN) agar tidak terpengaruh dengan isu-isu tentang kunci jawaban soal UN yang beredar di tengah masyarakat. Mereka harus lebih percaya diri dan tidak mudah terpengaruh oleh iming-iming atau tawaran dari siapapun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu peserta UN harus mengutamakan kejujuran. Jika mereka jujur, sebenarnya kita tidak perlu melibatkan TPI apalagi polisi dalam penyelenggaraan UN. Sedangkan kepada para guru dan orang tua murid supaya memberikan dorongan dan motivasi kepada murid-murid untuk mempersiapkan ujian dengan sebaik mungkin demi kesuksesan anak-anak kita, generasi penerus bangsa.

    10 TIPS MENGHADAPI UN
    1. Belajar dengan tekun.
    2. Mengulangi mata pelajaran.
    3. Bertanya kepada teman sejawat, orang tua atau guru jika ada materi pelajaran yang belum dipahami.
    4. Percaya diri. Percaya dengan kemampun diri sendiri. You can if you think you can.
    5. Mencoba mengerjakan soal-soal ujian tahun yang lalu.
    6. Berlatih menjawab soal-soal latihan yang ada di dalam buku pelajaran.
    7. Berpikir positif
    8. Bersikap sportif.
    9. Menjaga kesehatan dengan cukup istirahat, olah raga, dan makan secara teratur.
    10. Berdo’a kepada Allah

    11 TIPS MENGIKUTI UN
    1. Datang ke tempat ujian, sebelum waktu ujian dimulai untuk menyesuaikan diri dengan situasi ujian.
    2. Pastikan kartu ujian dan alat tulis yang diperlukan telah anda bawa.
    3. Mulailah dengan berdo’a kepada Allah supaya dimudahkan dalam menjawab soal ujian.
    4. Sebelum mengerjakan soal, baca dengan teliti petunjuk mengerjakan soal ujian.
    5. Tulis identitas pribadi anda dengan sempurna, sesuai dengan petunjuk pengisian.
    6. Kelola waktu dengan bijak.
    7. Kerjakan lebih dahulu soal yang mudah, baru soal yang sulit.
    8. Jawab semua soal ujian.
    9. Jujur dan tidak menyontek.
    10. Jangan terburu-buru meninggalkan ruang ujian.
    11. Cek dan recek kembali jawaban anda sebelum meninggalkan ruang ujian.

  2. Ingin Baca Di Rumah Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

PERTANYAAN SEPUTAR UJIAN NASIONAL 2009/2010

PERTANYAAN SEPUTAR UJIAN NASIONAL 2009/2010


Oleh Bambang pada 1/27/10•Rubrik UASBN dan UN
  1. 1. Apa dasar hukum pelaksanaan UN?
    a. Undang-Undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 58 ayat (2): “Evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan”.
    b. Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
    - Pasal 63 ayat (1). Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:
    a. penilaian hasil belajar oleh pendidik;
    b. penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan
    c. penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.
  1. - Pasal 66 ayat (1).
    Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 ayat (1) butir c bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan teknologi dan dilakukan dalam bentuk ujian nasional.
    - Pasal 66 ayat (2). Ujian nasional dilakukan secara obyektif, berkeadilan, dan akuntabel.
    - Pasal 66 ayat (3). Ujian nasional diadakan sekurang-kurangnya satu kali dan sebanyak-banyaknya dua kali dalam satu tahun pelajaran.
    - Pasal 68. Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:
    a. pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan;
    b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
    c. penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan;
    d. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan.
    - Pasal 69 ayat (1): Setiap peserta didik jalur formal pendidikan dasar dan menengah dan pendidikan jalur nonformal kesetaraan berhak mengikuti ujian nasional dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.
    - Pasal 69 ayat (2): Setiap peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib mengikuti satu kali ujian nasional tanpa dipungut biaya.
    - Pasal 69 ayat (3): Peserta didik pendidikan informal dapat mengikuti ujian nasional setelah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh BSNP.
    c. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 tahun 2009 tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (Smp/Mts), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010
  1. 2. Apa tujuan penyelenggaraan UN?
    UN bertujuan menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
  2. 3. Bagaimana pelaksanaan UN berikutnya dengan ditolaknya kasasi pemerintah oleh MA?
    Putusan MA tersebut menguatkan Putusan Pengadilan Tinggi Nomor 377/PDT/2007/PT.DKI, yang menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Nomor 228/Pdt.G/2006/PN.JKT.PST. Diantara isi putusan tersebut pemerintah diminta untuk meningkatkan kualitas guru, sarana dan prasarana pendidikan, serta memberikan akses pendidikan kepada masyarakat. Putusan MA itu tidak secara eksplisit menyatakan melarang penyelenggaraan UN. Artinya, tidak ada putusan yang menyatakan UN dihapuskan. Jadi UN tahun pelajaran 2009/2010 tetap dilaksanakan.
  3. 4. Benarkah hasil UN dijadikan satu-satunya cara untuk menentukan kelulusan?
    Anggapan UN dijadikan satu-satunya untuk menentukan kelulusan adalah keliru. Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk (i) pemetaan mutu satuan dan/atau program pendidikan (ii) seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya (iii) penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan, (iv) pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
  4. 5. Siapa saja yang berhak mengikuti UN?
    (1) Setiap peserta didik berhak mengikuti UN SMP, MTs, SMPLB, SMA, MA, SMALB, atau SMK.
    (2) Peserta didik yang berhak mengikuti ujian nasional SMPLB dan SMALB adalah peserta didik yang mempunyai kelainan tunanetra, tunarungu, tunadaksa ringan, dan tunalaras.
    (3) Untuk mengikuti UN, peserta didik harus memenuhi persyaratan:
    a. telah berada pada tahun terakhir di SMP, MTs, SMPLB, SMA, MA, SMALB, atau SMK.
    b. memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada SMP, MTs, SMPLB, SMA, MA, SMALB, atau SMK mulai semester I tahun pertama hingga semester I tahun terakhir; dan
    c. memiliki ijazah atau surat keterangan lain yang setara, atau berpenghargaan sama dengan ijazah dari satuan pendidikan yang setingkat lebih rendah, atau memiliki bukti kenaikan kelas dari kelas III ke kelas IV untuk siswa Kulliyatul-Mu’alimin Al-Islamiyah (KMI)/Tarbiyatul-Mu’alimin Al-Islamiyah (TMI) yang pindah ke SMA/MA atau SMK.
  5. 6. Jika peserta UN gagal apakah dimungkinkan untuk mengulang?
    Pada pelaksanaan UN tahun pelajaran 2009/2010 dilaksanakan dua kali yaitu UN Utama dan UN Ulangan. Selain itu bagi peserta didik yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN Utama, maka dapat mengikuti UN Susulan yang dilaksanakan seminggu setelah UN Utama.
    Dibukanya kesempatan untuk melakukan UN Ulangan berkait dengan upaya (i) memberi kesempatan peserta didik yang telah mengikuti pendidikan formal untuk tetap memperoleh tanda kelulusan di jalur formal (bukan penyetaraan); (ii) membantu menghindari terjadinya tekanan psikologis terhadap peserta didik akibat gagal dalam pelaksanaan UN Utama. Dengan tetap memberi kesempatan untuk mendaftar di perguruan tinggi negeri.
  6. 7. Jika diizinkan untuk ikut UN Ulangan, apakah semua mata pelajaran UN yang diujikan atau hanya sebagian saja?
    UN Ulangan diikuti oleh peserta didik yang dinyatakan tidak lulus UN. Peserta didik yang akan mengikuti UN ulangan adalah yang memiliki nilai mata pelajaran kurang dari 5,5 pada semua atau sebagian mata pelajaran. Nilai yang dipakai adalah yang tertinggi.
  7. 8. Kapan jadwal pelaksanaan UN tahun 2010?
    UN Utama SMA/MA, SMALB, dan SMK dilaksanakan mulai tanggal 22 sampai dengan 26 Maret 2010 dan UN Susulan dilaksanakan mulai tanggal 29 Maret sampai dengan 5 April 2010. UN Ulangan dilaksanakan mulai tanggal 10 sampai dengan 14 Mei 2010.
    UN Utama SMP/MTs, dan SMPLB dilaksanakan mulai tanggal 29 Maret sampai dengan 1 April 2010 dan UN Susulan dilaksanakan mulai tanggal 5 sampai dengan 8 April 2010. UN Ulangan dilaksanakan mulai tanggal 17 sampai dengan 20 Mei 2010.
  8. 9. Dibanding pada pelaksanaan UN tahun sebelumnya, mengapa UN tahun ini dimajukan?
    Ada dua alasan mengapa UN tahun pelajaran 2009/2010 dimajukan. Pertama, pada tahun ini UN dilaksanakan dua kali, yaitu UN Utama dan UN Ulangan. Kedua, untuk memberi kesempatan kepada peserta UN Ulangan untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi pada tahun yang sama.
  9. 10. Apa saja mata pelajaran yang diujikan dalam UN di tiap-tiap jenjang?
    a. Untuk SMA/MA Program IPA mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisikan, Kimia, dan Biologi.
    b. Untuk SMA/MA Program IPS mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi.
    c. Untuk SMA/MA Program Bahasa mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sastra Indonesia, Sejarah Budaya/Antropologi, dan Bahasa Asing sesuai dengan pilihan.
    d. Untuk MA Program Keagamaan mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Tafsir, Hadis, dan Fikih.
    e. Untuk SMK mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (Teori Kejuruan).
    f. Untuk SMALB mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
    g. Untuk SMP/MTs dan SMPLB mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
  10. 11. Apa fungsi BSNP dalam pelaksanaan UN?
    Sebagai penyelenggara UN, BSNP memiliki tugas dan tanggungjawab, diantaranya adalah melakukan sosialisasi penyelenggaraan UN, menetapkan kisi-kisi soal berdasarkan standar kompetensi lulusan (SKL), menyusun dan merakit soal, menjamin mutu soal, menyiapkan master naskah soal, melakukan penskoran hasil UN, mendistribusikan hasil UN ke provinsi, mengkoordinasikan kegiatan pemantauan UN, menganalisis data hasil UN, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan UN kepada Menteri Pendidikan Nasional.
  11. 12. Mengapa BSNP yang menyelenggarakan UN? Bagaimana dengan sekolah/madrasah (satuan pendidikan)?
    Menurut PP Nomor 19 Tahun 2005; Pasal 76 ayat (3) BSNP berwenang untuk :
    a. mengembangkan Standar Nasional Pendidikan;
    b. menyelenggarakan ujian nasional;
    c. memberikan rekomendasi kepada Pemerintah dan pemerintah daerah dalam penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan.
    d. merumuskan kriteria kelulusan dari satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
    PP Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 63 ayat (1). Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:
    a. penilaian hasil belajar oleh pendidik;
    b. penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan
    c. penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.
    Dalam kenteks ini, penilaian hasil belajar oleh Pemerintah diselenggarakan oleh BSNP. Sedangkan satuan pendidikan memiliki wewenang untuk menyelenggarakan ujian sekolah untuk mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN.
  12. 13. Dalam penyelenggaraan UN dengan pihak mana BSNP bekerjasama?
    BSNP bekerjasama dengan Pemerintah, Perguruan Tinggi Negeri, dan Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota, dan Sekolah/Madrasah.
  13. 14. Apa peran dan fungsi perguruan tinggi dalam penyelenggaraan UN?
    Diantara peran perguruan tinggi adalah sebagai koordinator tim pemantau independen (TPI) untuk UN SMP/MTs dan SMPLB, sebagai koordinator pengawas pada satuan pendidikan untuk UN SMA/MA, dan melakukan pemindaian LJUN SMA/MA.
  14. 15. Negara mana saja yang melakukan UN?
    Hampir semua negara di ASEAN menyelenggarakan ujian.
  15. 16. Apa sanksi bagi peserta UN yang melakukan kecurangan?
    Peserta UN yang melanggar tata tertib diberi peringatan oleh pengawas ruang UN. Apabila peserta UN telah diberi peringatan dan tidak mengindahkan peringatan tersebut, maka pengawas ruang ujian mencatat dan mengusulkan peserta UN tersebut untuk dinyatakan gagal ujian dan dibuatkan berita acara.
    Pengawas yang melanggar POS UN diberi sanksi sesuai dengan ketentuan perudangan.
  16. 17. Berapa nilai rata-rata minimal peserta didik di tiap jenjang untuk dinyatakan lulus dalam mengikuti UN?
    Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut:
    a. memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya;
    b. khusus untuk SMK nilai ujian praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN.
  17. 18. Kapan pengumuman hasil UN?
    Pengumuman kelulusan UN Utama SMA/MA, SMALB, dan SMK dilaksanakan tanggal 26 April 2010. Sedangkan pengumuman kelulusan UN Ulangan SMA/MA, SMALB, dan SMK dilaksanakan tanggal 10 Juni 2010.
    Pengumuman kelulusan UN Utama SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan tanggal 3 Mei 2010. Sedangkan pengumuman kelulusan UN Ulangan SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan tanggal 26 Juni 2010.
  18. 19. Siapa yang menanggung biaya pelaksanaan UN termasuk jika peserta didik harus mengulang?
    Biaya penyelenggaraan UN menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
  19. 20. Bagaimana dengan wacana hasil UN di tingkat SMA/MA/SMK dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk masuk perguruan tinggi?
    Menurut PP Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 68 hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:
    a. pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan;
    b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
    c. penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan;
    d. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan.
    Namun saat ini pihak perguruan tinggi belum menjadikan hasil UN sebagai dasar seleksi masuk perguruan tinggi karena memerlukan proses untuk meningkatkan kredibilitas hasil UN.
    Semoga ke depan nanti hasil UN dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan masuk perguruan tinggi.

  20. Ingin Baca Di Rumah Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

RAIH PRESTASI UN DENGAN KEJUJURAN

RAIH PRESTASI UN DENGAN KEJUJURAN

Oleh Bambang pada 2/16/10•Rubrik Berita
  1. Penyelenggaraan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional(UASBN) dan Ujian Nasional(UN) memerlukan komitmen dan tanggungjawab bersama. Dalam kontek ini prestasi dan kejujuran adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Berprestasi tanpa ada kejujuran adalah sia-sia, sedangkan kejujuran tanpa prestasi adalah suatu kemunduran. Jika ada pemerintah daerah yang menargetkan tingkat kelulusannya 90% itu bagus dan sah-sah saja, tetapi yang tidak boleh dilupakan dalam mencapai target itu harus sesuai dengan kejujuran. Jika kejujuran sudah hilang, angka-angka atau nilai itu tidak bermakna karena merupakan nilai semu. Sehingga peta pendidikan yang diperoleh juga semu. Demikian pesan Muhammad Nuh Menteri Pendidikan Nasional dalam rapat koordinasi penyelenggaraan UASBN dan UN di Jakarta (12/02/10)
  1. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh seluruh ketua penyelenggara UASBN dan UN tingkat provinsi, pejabat eselon II dan III di lingkungan Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional, Ketua, Sekretaris dan anggota BSNP. Sebagai agenda utama adalah penandatanganan nota kesepahaman tentang dana penyelenggaraan UASBN dan UN. Menurut Mendiknas prinsip kejujuran harus dipegang teguh dalam kondisi apapun. “Mohon dipengang betul prinsip kejujuran ini dan jangan dikorbankan dalam kondisi apapun. Kalau ruh kejujuran hilang, angka-angka atau nilai itu tidak bermakna”, ungkap mantan Rektor ITS tersebut seraya menambahkan tema UASBN dan UN tahun pelajaran 2009/2010 adalah PRESTASI dan JUJUR. Dengan tema tersebut, dalam meraih prestasi, seluruh pemangku kepentingan (pelaku, pelaksana, pengambil kebijakan, dan masyarakat) diharapkan untuk berikhtiar dan menyiapkan diri sebaik mungkin. Sehingga pelaksaan UN lebih credible (dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan), prestasinya memuaskan dengan kejujuran sebagai ruhnya. Lebih lanjut Muhammad Nuh menambahkan jika disuruh memilih mana yang penting jujur atau prestasi, maka jujur jauh lebih baik dari prestasi, tapi yang diinginkan adalah prestasi dan jujur.
  2. Dalam pengarahannya, Menteri Pendidikan Nasional mengingatkan semua peserta rakor bahwa UN dan UASBN merupakan kegiatan tahunan. Namun demikian jika permasalahan yang dihadapi dari tahun ke tahun tetap terjadi dan tidak teratasi artinya kita gagal dalam melakukan pembelajaran. “Kita perlu belajar dari pengalaman dan kesalahan-kesalahan yang ada jika ingin meningkatkan kualitas UASBN dan UN”, ujar mantan Menteri Komunikasi dan Informasi pada masa kabinet bersatu I.
  3. Melalui forum koordinasi ini Mendiknas berharap supaya terjadi proses berbagi pengalaman antar provinsi dalam penyelenggaraan UASBN dan UN. Dengan demikian masalah yang terjadi di satu provinsi tidak terulang lagi di provinsi lain. Untuk itu salah satu cara yang harus kita lakukan adalah bersikap terbuka (open minded). “Kita harus terbuka terhadap masukan, saran, dan kritik yang konstruktif dengan tidak menutup-nutupi kelemahan yang ada. Kalau ini kita lakukan, insya Allah kita bisa melakukan perbaikan”, pesan Mendiknas.
  4. Dalam pengarahannya Mendiknas juga menjelaskan meskipun ada kontraversi tentang penyelenggaraan UN, payung hukum penyelenggaraan UN sangat jelas. Oleh karena itu penyelenggaraan UN harus sahih sehingga hasil yang dicapai juga sahih (valid).
  5. Sementara itu Ketua BSNP Djemari Mardapi menjelaskan UN Utama SMA/MA, SMALB, dan SMK diselenggarakan dari tanggal 22 sampai dengan 26 Maret 2010, UN Susulan dari tanggal 29 Maret sampai dengan 5 April, dan UN Ulangan dari tanggal 10 sampai dengan 14 Mei 2010. Sedangkan UN Utama untuk SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan dari tanggal 29 Maret sampai dengan 1 April 2010, UN Susulan dari tanggal 5 sampai dengan 8 April 2010, dan UN Ulangan dari tanggal 17 sampai dengan 20 Mei 2010. Menurut Ketua BSNP UN SUsulan diberikan bagi peserta didik yang saat pelaksanaan UN Utama berhalangan karena sakit dan alasan lain dengan surat keterangan yang dapat dipertanggungajwabkan.
  6. Ada beberapa perbedaan dalam penyelenggaraan UN tahun 2010 dibandingkan dengan tahun 2009. “Tahun ini ada UN Ulangan bagi peserta yang belum lulus UN Utama. Peserta yang ikut uji9an ulangan dapat menempuh semua atau sebagian mata pelajaran yang nilainya kurang dari 5.50. Bagi mereka nilai yang digunakan untuk menentukan kelulusan adalah nilai yang tertinggi. Semua nilai tersebut baik UN Utama maupun UN Ulangan tertera di dalam transkrip nilai”, ungkap Djemari Mardapi seraya menambahkan pada tahun 2010 ini pula jeda waktu antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lainnya adalah satu jam mengingat jeda waktu tiga puluh menit pada tahun lalu dirasa tidak cukup.
  7. Lebih lanjut menurut Djemari ada dua alasan mengapa UN tahun pelajaran 2009/2010 dimajukan. Pertama, pada tahun ini UN dilaksanakan dua kali, yaitu UN Utama dan UN Ulangan. Kedua, untuk memberi kesempatan kepada peserta UN Ulangan untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi pada tahun yang sama.
  8. Dalam acara dialog dan tanya jawab ketua penyelenggara UN dari Jawa Timur mengungkapkan pemerintah daerah Jawa Timur sepakat melakukan ikrar bersama untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan UASBN dan UN tahun pelajaran 2009/2010. “Ada surat edaran dari Gubernur kepada Bupati/Walikota untuk melaksanakan ikrar bersama sebagai upaya untuk menyelenggaraan UASBN dan UN yang jujur dan kredibel sehingga prestasi dan mutu pendidikan meningkat”, ungkap Zainal Arifin sambil mengajak semua peserta dari provinsi lain untuk dapat mengikuti terobosan yang dilakukan Pemerintah Daerah Jawa Timur.

  9. Ingin Baca Di Rumah Silahkan Download Di Bawah Ini
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Senin, Maret 15, 2010

RPP JAR.TEMA BUDI PEKERTI Kls.IB SD/MI

RPP JAR.TEMA BUDI PEKERTI Kls.IB SD/MI


Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Jaringan Tema : Budi Pekerti
Kelas/Semester : 1(satu)/2(genap)
Pertemuan ke : pertemuan
Alokasi Waktu : 75 jam pelajaran
  1. I. STANDAR KOMPETENSI
  2. PKN
    Menerapkan hak anak dirumah dan di sekolah.
    Menerapkan kewajiban-kewajiban anak dirumah dan di sekolah.
  3. BAHASA INDONESIA
    Memahami wacana lisan-lisan tentang diskripsi benda-benda disekitar dan dongeng.
    Mengungkapkan pikiran perasaan dan informasi secara lisan dengan gambar, percakapan sederhana dan dongeng.
    Memahami teks pendek dengan memebaca lancar dan membaca puisi anak.
    Menulis permulaan dengan huruf tegak bersambung melalui kegiatan dikte dan menylin.
  4. MATEMATIKA
    Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dua bilangan
    Menggunakan pengukuran berat
  1. IPA
    Mengenali berbagai bentuk energi dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
    Mengenal berbagai benda langit dan peristiwa alam (cuaca dan musim) serta pengaruhnya terhadap kegiatan manusia.
  2. IPS
    Mendiskripsikan lingkungan rumah.
  3. SBK
    Mengapresiasi karya seni rupa
    Mengekspresikan diri melalui karya seni musik.
    Mengapresiasikan karya seni tari.
    Mengekspresikan diri melalui karya seni tari.
  1. II. KOMPETENSI DASAR
  2. PKN
    Menjelaskan hak anak untuk bermain, belajar dengan gembira dan di dengar pendapatnya.
    Menngikuti tata tertib dirumah dan disekolah.
  3. BAHASA INDONESIA
    Menyebutkan isi dongeng.
    Menyampaikan rasa suka atau tidak suka tentang suatu hal atau kegiatan dengan alasan sederhana.
    Membaca lancar beberapa kalimat sederhana yang terdiri atas 3-5 kata dengan intonasi yang tepat.
    Menulis kalimat sederhana yang dilakukan guru dengan huruf tegak bersambung.
  4. MATEMATIKA
    Menyelesaikan masalah yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan
    Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda.
  5. IPA
    Membedakan gerak benda yang mudah bergerak dengan yang sulit bergerak melalui percobaan.
    Mengenal keadaan cuaca disekitar kita.
  6. IPS
    Menjelaskan lingkungan rumah sehat dan perilaku menjaga kebersihan rumah.

  7. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Kamis, Maret 11, 2010

SILABUS JAR.TEMA BUDI PEKERTI Kls.I.B SD/MA

SILABUS JAR.TEMA BUDI PEKERTI Kls.I.B SD/MA

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Jaringan Tema : BUDI PEKERTI
Kelas / Semester : I(satu)/II(genap)
Mata Pelajaran : PKN
  1. STANDAR KOMPETENSI
    Menerapkan hak anak di rumah dan di sekolah
    Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah
  2. KOMPETENSI DASAR
    Menjelaskan hak anak untuk bermain, belajar dengan gembira dan di dengar pendapatnya.
    Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah
  3. MATERI POKOK
    Hak dan kewajiban anak.
  4. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Menceritakan pendapat anak dalam bermain.
    Menceritakan pendapat anak dalam belajar
    Berdiskusi tentang tata tertib di rumah dan di sekolah
    Mencatat hasil diskusi
  1. INDIKATOR
    Mengidentifikasi pendapat anak dalam bermain dan belajar.
    Menjelaskan tata tertib di rumah dan di sekolah.
  2. PENILAIAN
    Tes: Sikap dan Tertulis
    Tes: Kinerja dan Tertulis
    Alokasi Waktu 8 jam pelajaran
  3. SUMBER BELAJAR
    Buku Penunjang
  1. Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA
  2. STANDAR KOMPETENSI
    Mendengar
    Memahami wacana lisan tentang deskripsi benda-benda di sekitar dan dongeng
    Berbicara
    Mengungkapkan pikiran, perasaan dan informasi secara lisan dengan gambar, percakapan sederhana dan dongeng
  3. KOMPETENSI DASAR
    Menyebutkan isi dongeng
    Menyampaikan rasa suka atau tidak suka tentang suatu hal atau kegiatan dengan alasan sederhana.
  4. MATERI POKOK
    Dongeng (cerita binatang)
    Kalimat yang mengungkap-kan kesukaan dan ketidak sukaan
  5. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Menceritakan isi cerita dongeng dengan benar
    Menjawab pertanyaan isi dongeng.
    Menyebutkan benda-benda yang disukai dan yang tidak disukai.
    Memberikan alasan kegiatan yang disukai dan tidak disukai
    Memberi contoh benda atau kegiatan yang paling disukai
  6. INDIKATOR
    Memnjawab pertanyaan dan menjelaskan isi dongeng.
    Menyebutkan benda-benda disekitar atau kegiatan yang disukai dan tidak disukai.
  7. PENILAIAN
    Tes: Kinerja dan Tertulis
    Tes: Kinerja dan Produk
    Alokasi Waktu 19 jam pelajaran
  8. SUMBER BELAJAR
    Buku Bahasa Indonesia IB Erlangga Ganesha
  1. Mata Pelajaran : MATEMATIKA
  2. STANDAR KOMPETENSI
    Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dua bilangan
    Menggunakan pengukuran berat
  3. KOMPETENSI DASAR
    Menyelesaikan maslah yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka
    Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda
  4. MATEI POKOK
    Operasi hitung bilangan.
    Pengukuran berat.
  5. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Menyatakan masalah sehari-hari yang terkait penjumlahan dan pengurangan.
    Menerjemahkan bentuk penjumlahan dan pengurangan.
    Menyebutkan berat benda melalui kalimat sehari-hari (ringan, berat)
    Membandingkan berat dari dua benda (lebih berat, lebih ringan) dalam kalimat sehari-hari.

  6. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Rabu, Maret 10, 2010

RPP JAR.TEMA KEGIATAN SEHARI-HARI Kls.I.B SD/MA

RPP JAR.TEMA KEGIATAN SEHARI-HARI Kls.I.B SD/MA

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar/SD
Jaringan Tema : Kegiatan Sehari-hari
Kelas / Semester : 1(satu) / 2(genap)
Pertemuan :
Alokasi waktu : 75 jam pelajaran
  1. STANDAR KOMPETENSI
  2. PKN
    Menerapkan hak anak dirumah dan di sekolah.
    Menerapkan kewajiban anak dan di sekolah.
  3. BAHASA INDONESIA
    Memahami wacana lisan tentang diskripsi benda-benda disekitar dan di dongeng.
    Mengungkapkan pikiran perasaan dan informasi secara lisan dengan gambar percakapan sederhana.
    Membaca teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak.
    Menulis permulaan dengan huruf tegak bersambung melalui kegiatan dekte dan menyalin
  1. MATEMATIKA
    Bilangan
    Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dua angka dalam pemecahan masalah.
    Geometri dan pengukuran
    Menggunakan pengukuran berat.
  2. IPA
    Energi dan Perubahannya
    Mengenal berbagai bentuk energi dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
    Bumi dan Alam Semesta
    Mengenal berbagai benda langit dan peristiwa alam (cuaca dan musim) serta pengaruhnya terhadap kegiatan manusia.
  3. IPS
    Mendiskripsikan lingkungan rumah.
  4. SBK
    Seni Rupa
    Mengapresiasi diri melalui karya seni rupa.
    Seni Musik
    Mengekspresikan diri melalui seni musik
    Mengekspresikan diri melalui karya seni musik.

    1. KOMPETENSI DASAR
    2. PKN
      Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah
      Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah
    3. BAHASA INDONESIA
      Mengulang deskripsi tentang benda-benda disekitar
      Menjelaskan isi gambar tunggal atau gambar seri sederhana dengan bahasa yang mudah di mengerti
      Membaca puisi anak yang terdiri dari atas 2 – 4 baris dengan lafal dan intonasi yang tepat
      Menyalin puisi anak dengan huruf tegak bersambung
  5. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Selasa, Maret 09, 2010

SILABUS JAR.TEMA KEGIATAN SEHARI-HARI Kls I.B SD/MI

SILABUS JAR.TEMA KEGIATAN SEHARI-HARI Kls I.B SD/MI

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar /SD
Jaringan Tema : KEGIATAN SEHARI-HARI
Kelas / Semester : I(satu)/II(genap)
  1. Mata Pelajaran : PKN
  2. STANDAR KOMPETENSI
    Menerapkan hak anak di rumah dan di sekolah
    Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah
  3. KOMPETENSI DASAR
    Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah
    Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah
  4. MATERI POKOK
    Hak dan kewajiban anak.
  5. KEGIATAN PEMBELAJARAN
    Menyebutkan hak anak dalam anggota keluarga.
    Menyebutkan hak anak di sekolah
    Menjelaskan tata tertib di rumah dan memberi contoh
    Menyebutkan tata tertib di sekolah
  1. INDIKATOR
    Menjelaskan hak anak di rumah dan di sekolah
    Mengidentifikasi tata tertib di rumah dan di sekolah
  2. PENILAIAN
    Tes: Lisan dan Tulis
    Alokasi Waktu : 6 jam
  3. SUMBER BELAJAR
    Buku Penunjang
  1. Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA
  2. Mendengarkan
    Memahami wacana lisan tentang deskripsi benda-benda di sekitar dan dongeng
  3. Berbicara
    Mengungkapkan pikiran perasaan dan informasi secara lisan dengan gambar percakapan sederhana dan dongeng
  4. Membaca
    Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anakMengulang deskripsi tentang benda-benda di sekitar
    Menjelaskan isi gambar tunggal atau gambar seri sederhana dengan bahasa yang mudah dimengerti
    Membaca puisi anak yang terdiri atas 2-4 baris dengan lafal dan intonasi yang tepatDeskripsi benda
    Gambar tunggal atau gambar seri
    Membaca puisi anak
    Mendeskripsikan benda-benda yang ada di sekitar
    Bermain tebak-tebakan dengan teman sebangkunya
    Menjelaskan isi gambar tunggal atau gambar seri
    Menceriterakan secara lisan gambar tunggal atau seri
    Membedakan antara gambar tunggal dengan gambar seri
    Bertanya jawab tentang isi gambar
    Mencocokkan gambar dengan kalimat
    Mendeklamasiksn syair lagu dengan gerak dan mimik yang sesuai
    Menjawab pertanyaan sesuai dengan syair lagu puisiMenirukan atau mengulang deskripsi benda-benda sesuai dengan deskripsi guru
    Menjelaskan isi gambar tunggal atau gambar seri
    Membaca puisi atau syair lagu dengan benar
  5. PENILAIAN
    Tes : Kinerja dan Perilaku
    Alokasi Waktu : 18 jam
  6. SUMBER dan BAHAN AJAR
    Erlangga , Ganesha
    Buku Bahasa Indonesia I B
    Penunjang Erlangga
  1. Mata Pelajaran : MATEMATIKA
  2. STANDAR KOMPETENSI
    Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dua angka dalam pemecahan masalah
    Membilang banyak benda
    Mengurutkan banyaknya benda
    Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan Operasi bilangan
    Nilai tempat
    Menunjukkan teknik menjumlah bilangan dua angka dengan cara kesamping
    Menunjukkan teknik menjumlah / mengurang bilangan dua angka dengan cara susun
    Mengelompokkan banyaknya benda
    Mengurutkan benda berdasarkan jumlahnya mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar atau sebaliknya
    Mengenalkan tempat puluh dan satuan
    Menyebutkan nilai tempat puluhan dan satuan
    Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan dari suatu bilangan
    Mengerjakan soal penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka
    Mengurutkan banyak benda / bilangan
    Membedakan nilai tempat puluahan dan satuan
    Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan suatu bilangan:

  3. Baca Selengkapnya Silahkan Download Di Bawah Ini :
    1. File Bentuk PDF
    2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner