Senin, Agustus 31, 2009

MODEL KURIKULUM PENDIDIKAN YANG MENERAPKAN VISI SETS

MODEL KURIKULUM PENDIDIKAN YANG MENERAPKAN VISI SETS
(SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY)
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
ABSTRAK
DAFTAR ISI
  1. BAB I. PENDAHULUAN
    1. Latar Belakang
    2. Tujuan Kegiatan
    3. Ruang Lingkup
  2. BAB II. LANDASAN
    1. Landasan Yuridis
    2. Landasan Filosofis
    3. Landasan Teoritis
      1. Hakikat Sain, Lingkungan, Teknologi, dan Masyarakat
      2. Visi, Misi, dan Tujuan Pembelajaran dengan Pendekatan SETS
      3. Pembelajaran dengan Pendekatan SETS
      4. Domain Pembelajaran Bervisi SETS
    4. Landasan Empiris
  3. BAB III. POLA PENGEMBANGAN MODEL BERVISI SETS
    1. Prinsip Pengembangan Kurikulum
    2. Langkah-Langkah Pengembangan
  4. BAB IV. PELAKSANAAN DAN IMPLIKASI PENGEMBANGAN
    MODEL KURIKULUM BERVISI SETS
    1. Pelaksanaan
    2. Peralihan Menuju Pembelajaran SETS
    3. Implikasi
      CONTOH Model Kurikulum SMAN 1 Imogiri
      1. Dokumen 1: Kurikulum SMAN 1 Imogiri
      2. Dokumen 2: Silabus dan RPP
  1. Bab I. PENDAHULUAN
    1. Latar Belakang
      1. Perkembangan kehidupan di masyarakat menuntut diberlakukannya pendidikan secara lebih terstruktur yang memungkinkan dihasilkannya lulusan yang sesuai dengan kebutuhan di masyarakat tersebut. Aktivtas pembelajaran di sekolah sebagai wujud nyata penterjemahan sistem pendidikan di sekolah pada umumnya dan di kelas pada khususnya seharusnya tidak mengkotak-kotakan secara kaku berbagai bahan kajian melalui mata pelajaran-mata pelajaran. Hal ini dimaksudkan agar hasil belajar di sekolah terasakan manfaatnya baik bagi peserta didik langsung maupun bagi masyarakat seeara luas. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang dituangkan di dalam standar isi untuk mata pelajaran yang terpisah-pisah sebaiknya dimaknai bahwa pencapaiannya dapat ditempuh melalui pengintegrasian SK dan KD beberapa mata pelajaran ke dalam satu wadah pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang bisa ditempuh adalah melalui model pembelajaran sain, lingkungan, teknologi dan masyarakat (SETS).
      2. Perkembangan sain dan teknologi serta dampaknya pada lingkungan dan masyarakat, menjadi semakin tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Mengingat keterkaitan yang sangat erat antara lingkungan, teknologi, dan masyarakat dengan sain, maka sangat dimungkinkan untuk menggunakan keterkaitan tersebut sebagai cara pandang atau visi kita dalam melihat sesuatu. Oleh karena itu meniadakan keterkaitan keempat unsur tersebut menjadi tidak relevan dalam konteks pendidikan masa kini. Untuk mewujudkan proses pembelajaran yang mengembangkan konsep sain, dengan memperhatikan penggunaanya pada teknologi, dan dampaknya bagi lingkungan dan masyarakat, maka dikembangkanlah pendekatan Science, Environment, Technology, and Society (SETS) sebagai pilihan dalam proses pembelajaran yang ada. Selain memberi peluang kepada peserta didik untuk belajar secara kontekstual, pendekatan ini juga memberi peluang dikembangkannya life skills pada diri peserta didik. Oleh karena itu, sangat relevan jika visi serta pendekatan SETS digunakan dalam pembelajaran di sekolah.
      3. Sebagai visi, secara sengaja kita membawa pemikiran para peserta didik tentang keberadaan keempat unsur Salingtemas (SETS) serta berbagai implikasi yang terkandung atau tercakup di dalamnya ketika mereka ”melihat” sesuatu. Dari sana diharapkan peserta didik dapat menghasilkan pemikiran atau gagasan-gagasan baru (inovatif) yang dapat dihasilkan dari hasil ”penglihatan” itu sesuai dengan kemampuan mereka di jenjang usia atau jenjang pendidikan yang mereka lewati dengan memadukan berbagai macam pengalaman hidup mereka.
      Gambaran Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD DISINI File Bentuk PDF
      Gambaran Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD DISINI File Bentuk DOC
    Download Juga Lampiran – Lampiran Di Bawah Ini
    1. Lampiran 1 Contoh Silabus dan Rpp PAI SETS File Bentuk PDF
    2. Lampiran 1 Contoh Silabus dan Rpp PAI SETS File Bentuk DOC
    3. Lampiran 2 Contoh Silabus dan Rpp PKn SETS File Bentuk PDF
    4. Lampiran 2 Contoh Silabus dan Rpp PKn SETS File Bentuk DOC
    5. Lampiran 3 Contoh Silabus dan Rpp B Indo SETS File Bentuk PDF
    6. Lampiran 3 Contoh Silabus dan Rpp B Indo SETS File Bentuk DOC
    7. Lampiran 4 Contoh Silabus dan Rpp Matematika SETS File Bentuk PDF
    8. Lampiran 4 Contoh Silabus dan Rpp Matematika SETS File Bentuk DOC
    9. Lampiran 5 Contoh Silabus dan Rpp B Inggris SETS File Bentuk PDF
    10. Lampiran 5 Contoh Silabus dan Rpp B Inggris SETS File Bentuk DOC
    11. Lampiran 6 Contoh Silabus dan Rpp Fisika SETS File Bentuk PDF
    12. Lampiran 6 Contoh Silabus dan Rpp Fisika SETS File Bentuk DOC
    13. Lampiran 7 Contoh Silabus dan Rpp Kimia SETS File Bentuk PDF
    14. Lampiran 7 Contoh Silabus dan Rpp Kimia SETS File Bentuk DOC
    15. Lampiran 8 Contoh Silabus dan Rpp Biologi SETS File Bentuk PDF
    16. Lampiran 8 Contoh Silabus dan Rpp Biologi SETS File Bentuk DOC
    17. Lampiran 9 Contoh Silabus dan Rpp Ekonomi SETS File Bentuk PDF
    18. Lampiran 9 Contoh Silabus dan Rpp Ekonomi SETS File Bentuk DOC
    19. Lampiran 10 Contoh Silabus dan Rpp Geografi SETS File Bentuk PDF
    20. Lampiran 10 Contoh Silabus dan Rpp Geografi SETS File Bentuk DOC
    21. Lampiran 11 Contoh Silabus dan Rpp Sosiologi SETS File Bentuk PDF
    22. Lampiran 11 Contoh Silabus dan Rpp Sosiologi SETS File Bentuk DOC
    23. Lampiran 12 Contoh Silabus dan Rpp Seni Budaya SETS File Bentuk PDF
    24. Lampiran 12 Contoh Silabus dan Rpp Seni Budaya SETS File Bentuk DOC

Kurikulum Inovatif Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD)Formal dan Nonformal

Kurikulum Inovatif Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD)Formal dan Nonformal
DAFTAR ISI
  1. BAB I PENDAHULUAN
    1. Rasional
    2. Tujuan
    3. Lingkup Pengembangan Model Kurikulum PAUD
  2. BAB II KERANGKA FILOSOFIS
    Pembelajaran Berbasis Alam
  3. BAB III PRINSIP – PRINSIP
    Pembelajaran Berbasis Alam
  4. BAB IV PENDEKATAN DAN METODE PBA
    1. Pendekatan Pembelajaran berbasis Alam
    2. Metode Pembelajaran Berbasis Alam
  5. BAB V PENGGUNAAN MEDIA DAN SUMBER
    Pembelajaran Berbasis Alam
  6. Bab VI PENGORANISASIAN KEGIATAN
    1. Pembelajaran Berbasis Alam
    2. Daftar Pustaka
    3. Lampiran
  1. Bab1 PENDAHULUAN
    1. Rasional
      1. Kurikulum merupakan seperangkat konsep yang mengatur tentang isi, tujuan dan
        proses pendidikan yang akan dilaksanakan. Konsep yang diatur dalam kurikulum bersifat tidak kaku dan stagnan melainkan suatu gagasan yang dinamis dan progresif, terutama dalam memenuhi kebutuhan perkembangan anak pada berbagai aspek, kondisi perubahan sosio-antropologis dan ilmu pengetahuan serta teknologi, khususnya dalam bidang ilmu pendidikan dan/atau pembelajaran. Atas dasar itu, perlu diupayakan pemahaman dan sosialisasi perlunya pengembangan model kurikulum inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan pendidik anak usia dini yang menyelenggarakan pendidikan pada berbagai lingkungan pendidikan keluarga (informal), masyarakat (nonformal) dan sekolah (formal).
      2. Pengembangan model kurikulum inovatif diarahkan untuk membantu pendidik anak usia dini dalam merancang model kurikulum, khususnya pada proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang memenuhi kebutuhan dan karakteristik perkembangan anak. Melalui upaya ini diharapkan akan memberikan pencerahan pada pendidik anak usia dini untuk mengembangkan variasi proses pembelajaran yang dapat memberikan kesempatan anak memperoleh sejumlah pengalaman belajar secara langsung (real learning), bermakna (meaningfull) dan konstruktif.
    2. Tujuan
      1. Tujuan pengembangan model kurikulum inovatif PAUD dengan model
        pembelajaran berbasis alam disusun sebagai panduan praksis pembelajaran pada anak usia dini sesuai dengan karakteristik dan tahapan perkembangannya. Secara spesifik, panduanini diarahkan untuk :
        1. Memberikan guideline bagi pendidik dan stakeholder lainnya dalam melaksanakan pendidikan pada anak usia dini khususnya dalam melaksanakan proses pembeljaran berbasis alam .
        2. Memberikan panduan kepada guru dalam memahami konsep falsafah pendidikan yang
          menjadi dasar kerangka berpikir dan bertindak secara praksis dan profesional.
        3. Membantu pendidik dalam merancang dan mengembangkan proses pembelajaran pada anak usia dini yang memungkinkan tejadinya moving melalui sumber belajar yang berbasis alam.
        4. Membantu guru menyesuaikan pratik pembelajaran pada anak usia dini sesuai dengan falsafah pendidikan yang mendasarinya.
      Gambaran Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD DISINI File Bentuk PDF
      Gambaran Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD DISINI File Bentuk DOC
    Download Juga Lampiran – Lampiran Di Bawah Ini  
    1. Lampiran 1 Konsep Peng. Kur-Inov PAUD File Bentuk PDF  
    2. Lampiran 1 Konsep Peng. Kur-Inov PAUD File Bentuk DOC  
    3. Lampiran 2 Rpp Kur-Inov PAUD File Bentuk PDF  
    4. Lampiran 2 Rpp Kur-Inov PAUD File Bentuk DOC


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Shahih Bukhari
-Imam Bukhari-
Kitab Puasa
Bab 46: Apabila Orang Berpuasa Sudah Berbuka dalam Bulan Ramadhan, Kemudian Matahari Kelihatan Lagi
959. Asma' binti Abu Bakar رضي الله عنه berkata, "Kami berbuka pada masa Nabi pada hari yang berawan, kemudian matahari tampak lagi." Kemudian ditanyakan kepada Hisyam, "Apakah para sahabat disuruh mengqadha?" Hisyam berkata, "Harus mengqadha?"
Ma'mar berkata, "Saya mendengar Hisyam berkata, 'Aku tidak mengetahui, apakah mereka itu mengqadha atau tidak.'"[71]
[71] Di-maushul-kan oleh Abd bin Humaid, dia berkata, "Kami diberi tahu oleh Ma'mar tentang hal itu." Sanadnya sahih.