Selasa, November 03, 2009

KAJIAN KEBIJAKAN KURIKULUM MATA PELAJARAN TIK

KAJIAN KEBIJAKAN KURIKULUM MATA PELAJARAN TIK


KATA PENGANTAR ABSTRAK
DAFTAR ISI

BAB I. PENDAHULUAN
  1. . Latar Belakang
  2. . Landasan Yuridis
  3. . Tujuan
BAB II. KAJIAN TEORITIS
  1. . Konsep TIK
  2. . Pembelajaran TIK
  3. . Pengembangan Kurikulum TIK
  4. . Kajian Dokumen dan Lapangan Mata Pelajaran TIK
BAB III. TEMUAN KAJIAN
  1. . Temuan Kajian Dokumen dan Lapangan
  2. . Pembahasan Temuan Kajian Dokumen dan Lapangan
BAB IV. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
  1. . Kesimpulan
  2. . Rekomendasi
DAFTAR PUSTAKA
BAB I. PENDAHULUAN
  1. . Latar Belakang

    1. Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau information and communication technology (TIK), serta meluasnya perkembangan infrastruktur informasi global telah mengubah pola dan cara kegiatan yang dilaksanakan di industri, perdagangan, dan pemerintahan serta sosial politik. Perkembangan ekonomi berbasis TIK dan masyarakat informasi (information society) telah memunculkan paradigma baru yang dominan. Kemampuan untuk terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan TIK akan menentukan masa depan bangsa.
    2. Berbagai keadaan menunjukkan bahwa Indonesia belum optimal mendayagunakan potensi secara baik, sehingga Indonesia terancam kesenjangan digital (digital gap) dan semakin tertinggal dari negara-negara maju. Kesenjangan prasarana dan sarana TIK antara perkotaan dan pedesaan, juga memperlebar jurang perbedaan sehingga terjadi pula kesenjangan digital di dalam negara kita sendiri.
    3. Selain itu pemanfaatan TIK belum efektif dan efisien di pemerintahan maupun pelayanan publik. Padahal tata kelola pemerintahan Indonesia saat ini membutuhkan suatu sistem yang baik atau sering disebut Good Corporate Governance atau Good Goverrment. TIK dapat diperankan sebagai fasilitator dalam konteks pembangunan pemerintahan yang bersih, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Proses pemerintahan yang kompleks dapat dimodelkan dengan TIK yang sistematis. Selain untuk pemerintahan, TIK juga bisa sebagai fasilitator dalam peningkatan proses pendidikan, pelayanan publik, perpajakan, pertanian, berbisnis, dan lain-lain.
    4. Untuk itu, Indonesia perlu melakukan terobosan agar secara efektif dapat mempercepat pendayagunaan TIK yang potensinya sangat besar. Dalam hal ini, pemerintah dan masyarakat perlu secara proaktif dan dengan komitmen yang tinggi menumbuhkan komitmen nasional, membentuk lingkungan bisnis yang kompetitif, serta meningkatan kesiapan masyarakat untuk mempercepat pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi secara sistematik.
    5. Perkembangan dunia yang semakin mengglobal dipengaruhi oleh perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Globalisasi dan perdagangan bebas menjadikan dunia semakin penuh dengan kompetisi dan networking. Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi menjadi sangat krusial untuk mampu bertahan dan bersaing. Pendidikan telah dengan cepat merespon perkembangan dengan memasukkan materi Teknologi Informasi dan Komunikasi ke dalam kurikulum. Penerapan aplikasi Teknologi Informasi yang tepat dalam sekolah dan dunia pendidikan merupakan salah satu faktor kunci penting untuk mengejar ketertinggalan dunia pendidikan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dari bangsa- bangsa lain. Penyempurnaan kurikulum dilakukan sebagai respon terhadap tuntutan perkembangan informasi, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, tuntutan desentralisasi, dan hak asasi manusia. Oleh karena itu, bahan kajian yang harus dikuasai oleh siswa disesuaikan dengan semua tuntutan yang ada tersebut.

  2. Selengkapnya Silahkan Ambil atau Download Dibawah Ini.
    1. Silahkan DOWNLOAD File dalam Format WORD
    2. Silahkan DOWNLOAD File dalam Format PDF

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar