Sidebar atas

Minggu, Oktober 24, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN SEJARAH SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN SEJARAH SMA/MA

Mata Pelajaran Sejarah untuk Sekolah Menengah Atas(SMA)/Madrasah
Aliyah(MA)
A.Latar Belakang
  1. Sejarah merupakan cabang ilmu pengetahuan yang menelaah tentang asal-usul dan perkembangan serta peranan masyarakat di masa lampau berdasarkan metode dan metodologi tertentu.Terkait dengan pendidikan di sekolah dasar hingga sekolah menengah,pengetahuan masa lampau tersebut mengandung nilai-nilai kearifan yang dapat digunakan untuk melatih kecerdasan,membentuk sikap,watak dan kepribadian peserta didik.
  1. Mata pelajaran Sejarah telah diberikan pada tingkat pendidikan dasar sebagai bagian integral dari mata pelajaran IPS,sedangkan pada tingkat pendidikan menengah diberikan sebagai mata pelajaran tersendiri.Mata pelajaran Sejarah memiliki arti strategis dalam pembentukan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat serta dalam pembentukan manusia Indonesia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air.Materi sejarah:
    1.mengandung nilai-nilai kepahlawanan,keteladanan,kepeloporan,patriotisme, nasionalisme,dan semangat pantang menyerah yang mendasari proses pembentukan watak dan kepribadian peserta didik;
    2.memuat khasanah mengenai peradaban bangsa-bangsa,termasuk peradaban bangsa Indonesia.Materi tersebut merupakan bahan pendidikan yang mendasar bagi proses pembentukan dan penciptaan peradaban bangsa Indonesia di masa depan;
    3.menanamkan kesadaran persatuan dan persaudaraan serta solidaritas untuk menjadi perekat bangsa dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa;
    4.sarat dengan ajaran moral dan kearifan yang berguna dalam mengatasi krisis multidimensi yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari;
    5.berguna untuk menanamkan dan mengembangkan sikap bertanggung jawab dalam memelihara keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran Sejarah bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu dan tempat yang merupakan sebuah proses dari masa lampau,masa kini,dan masa depan
    2.Melatih daya kritis peserta didik untuk memahami fakta sejarah secara benar dengan didasarkan pada pendekatan ilmiah dan metodologi keilmuan
    3.Menumbuhkan apresiasi dan penghargaan peserta didik terhadap peninggalan sejarah sebagai bukti peradaban bangsa Indonesia di masa lampau
    4.Menumbuhkan pemahaman peserta didik terhadap proses terbentuknya bangsa Indonesia melalui sejarah yang panjang dan masih berproses hingga masa kini dan masa yang akan datang
    5.Menumbuhkan kesadaran dalam diri peserta didik sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki rasa bangga dan cinta tanah air yang dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang kehidupan baik nasional maupun internasional.
C.Ruang Lingkup
  1. Mata pelajaran Sejarah untuk Sekolah Menengah Atas meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Prinsip dasar ilmu sejarah
    2.Peradaban awal masyarakat dunia dan Indonesia
    3.Perkembangan negara-negara tradisional di Indonesia
    4.Indonesia pada masa penjajahan
    5.Pergerakan kebangsaan
    6.Proklamasi dan perkembangan negara kebangsaan Indonesia.
Baca selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

STANDAR ISI PELAJARAN SASTRA INDONESIA SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN SASTRA INDONESIA SMA/MA

Mata Pelajaran Sastra Indonesia untuk Sekolah Menengah Atas
(SMA)/Madrasah Aliyah(MA)Program Bahasa
A.Latar Belakang
  1. Mata pelajaran Sastra Indonesia berorientasi pada hakikat pembelajaran sastra yang menyatakan bahwa belajar sastra adalah belajar menghargai manusia dan nilai-nilai kemanusiaannya.Oleh karena itu,pembelajaran sastra Indonesia diarahkan kepada usaha untuk menimbulkan pemahaman dan penghargaan terhadap hasil cipta manusia Indonesia.
  1. Standar kompetensi mata pelajaran Sastra Indonesia ini merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, keterampilan bersastra,dan sikap positif terhadap sastra Indonesia.Standar kompetensi ini dimaksudkan agar peserta didik terbuka terhadap beraneka ragam informasi tentang sastra yang hadir di sekitar kita,dapat menyaring yang berguna,dan menyadari akan eksistensi budayanya sehingga tidak tercabut dari lingkungannya.
    Dengan standar kompetensi ini diharapkan:
    1.peserta didik dapat mengembangkan potensinya sesuai dengan kemampuan,kebutuhan, dan minatnya, serta dapat menumbuhkan penghargaan terhadap karya sastra;
    2.guru dapat memusatkan perhatian kepada pengembangan kompetensi kesastraan peserta didik dengan menyediakan berbagai kegiatan apresiasi sastra dan sumber belajar;
    3.guru lebih mandiri dan leluasa dalam menentukan bahan ajar kesastraan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah dan kemampuan peserta didiknya;
    4.orang tua dan masyarakat dapat secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program kesastraan di sekolah;
    5.sekolah dapat menyusun program pendidikan tentang kesastraan sesuai dengan keadaan peserta didik dan sumber belajar yang tersedia;
    6.daerah dapat menentukan bahan dan sumber belajar kesastraan sesuai dengan kondisi dan kekhasan daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional.
B.Tujuan
  1. Sastra memungkinkan manusia mampu menjadikan dirinya sebagai manusia yang utuh, mandiri, berperilaku halus, bertoleransi dengan sesamanya, dan menghargai orang lain sesuai dengan harkat dan martabatnya.Oleh karena itu,pembelajaran sastra Indonesia diarahkan kepada pembentukan peserta didik yang berpribadi luhur, memiliki pengetahuan kesastraan, dan bersikap positif dan apresiatif terhadap sastra Indonesia.
    Mata Pelajaran Sastra Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Memahami,dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan kepribadian, memperluas wawasan kehidupan,serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa
    2.Mengekspresikan dirinya dalam medium sastra
    3.Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.
C.Ruang Lingkup
  1. Ruang lingkup mata pelajaran Sastra Indonesia di SMA/MA Program Bahasa terdiri atas aspek kesastraan dan apresiasi sastra.Apresiasi sastra mencakup dua kegiatan yang bersifat reseptif dan produktif.Keduanya berhubungan dengan empat keterampilan berbahasa,yaitu mendengarkan,berbicara,membaca,menulis.Materi yang diberikan mencakup berbagai genre sastra, baik sastra modern maupun sastra klasik.Untuk memperdalam pemahaman terhadap sastra,sampai akhir pendidikan di SMA/MA,peserta didik sekurang-kurangnya telah membaca sepuluh buku sastra.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini : 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Sabtu, Oktober 23, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN TIK SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN TIK SMA/MA

Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Sekolah Menengah
Atas(SMA)dan Madrasah Aliyah(MA)
A.Latar Belakang
  1. Memasuki abad ke-21,bidang teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan pesat yang dipicu oleh temuan dalam bidang rekayasa material mikroelektronika.Perkembangan ini berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan,bahkan perilaku dan aktivitas manusia kini banyak tergantung kepada teknologi informasi dan komunikasi.Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi dimaksudkan untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu mengantisipasi pesatnya perkembangan tersebut.
  1. Mata pelajaran ini perlu diperkenalkan,dipraktikkan dan dikuasai peserta didik sedini mungkin agar mereka memiliki bekal untuk menyesuaikan diri dalam kehidupan global yang ditandai dengan perubahan yang sangat cepat.Untuk menghadapi perubahan tersebut diperlukan kemampuan dan kemauan belajar sepanjang hayat dengan cepat dan cerdas.Hasil-hasil teknologi informasi dan komunikasi banyak membantu manusia untuk dapat belajar secara cepat.Dengan demikian selain sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,teknologi informasi dan komunikasi dapat dimanfaatkan untuk merevitalisasi proses belajar yang pada akhirnya dapat mengadaptasikan peserta didik dengan lingkungan dan dunia kerja.
  2. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi pada jenjang SMA/MA mencakup penguasaan keterampilan komputer,prinsip kerja berbagai jenis peralatan komunikasi dan cara memperoleh,mengolah dan mengkomunikasikan informasi.Mata pelajaran ini merupakan kelanjutan dari pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah diperoleh pada jenjang SMP/MTs,sekaligus sebagai bekal bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan dunia kerja dan perkembangan dunia termasuk pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi(TIK)bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Memahami teknologi informasi dan komunikasi
    2.Mengembangkan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi
    3.Mengembangkan sikap kritis,kreatif,apresiatif dan mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
    4.Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
C.Ruang Lingkup
  1. Ruang lingkup mata pelajaran Teknologi informasi dan komunikasi meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk mengumpulkan,menyimpan, memanipulasi,dan menyajikan informasi
    2.Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindah data dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Jumat, Oktober 22, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN KIMIA SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN KIMIA SMA/MA

Mata Pelajaran Kimia untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah(MA)
A.Latar Belakang
  1. Ilmu Pengetahuan Alam(IPA)berkaitan dengan cara mencari tahu tentang gejala alam secara sistematis,sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta,konsep-konsep,atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan.Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar,serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar peserta didik mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah.Pendidikan IPA diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.
  1. Kimia merupakan ilmu yang termasuk rumpun IPA,oleh karenanya kimia mempunyai karakteristik sama dengan IPA.Karakteristik tersebut adalah objek ilmu kimia, cara memperoleh,serta kegunaannya.Kimia merupakan ilmu yang pada awalnya diperoleh dan dikembangkan berdasarkan percobaan (induktif)namun pada perkembangan selanjutnya kimia juga diperoleh dan dikembangkan berdasarkan teori (deduktif).Kimia adalah ilmu yang mencari jawaban atas pertanyaan apa,mengapa,dan bagaimana gejala-gejala alam yang berkaitan dengan komposisi,struktur dan sifat,perubahan, dinamika,dan energetika zat. Oleh sebab itu,mata pelajaran kimia di SMA/MA mempelajari segala sesuatu tentang zat yang meliputi komposisi,struktur dan sifat,perubahan,dinamika,dan energetika zat yang melibatkan keterampilan dan penalaran.Ada dua halyang berkaitan dengan kimia yang tidak terpisahkan,yaitu kimia sebagai produk (pengetahuan kimia yang berupa fakta,konsep, prinsip,hukum,dan teori)temuan ilmuwan dan kimia sebagai proses (kerja ilmiah).Oleh sebab itu, pembelajaran kimia dan penilaian hasil belajar kimia harus memperhatikan karakteristik ilmu kimia sebagai proses dan produk.
  2. Mata pelajaran Kimia perlu diajarkan untuk tujuan yang lebih khusus yaitu membekali peserta didik pengetahuan,pemahaman dan sejumlah kemampuan yang dipersyaratkan untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi serta mengembangkan ilmu dan teknologi.Tujuan mata pelajaran Kimia dicapai oleh peserta didik melalui berbagai pendekatan,antara lain pendekatan induktif dalam bentuk proses inkuiri ilmiah pada tataran inkuiri terbuka.Proses inkuiri ilmiah bertujuan menumbuhkan kemampuan berpikir,bekerja dan bersikap ilmiah serta berkomunikasi sebagai salah satu aspek penting kecakapan hidup.Oleh karena itu pembelajaran kimia menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran kimia di SMA/MA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Membentuk sikap positif terhadap kimia dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa
    2.Memupuk sikap ilmiah yaitu jujur,objektif,terbuka,ulet,kritis,dan dapat bekerjasama dengan orang lain
    3.Memperoleh pengalaman dalam menerapkan metode ilmiah melalui percobaan atau eksperimen,dimana peserta didik melakukan pengujian hipotesis dengan merancang percobaan melalui pemasangan instrumen,pengambilan,pengolahan dan penafsiran data,serta menyampaikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis
    4.Meningkatkan kesadaran tentang terapan kimia yang dapat bermanfaat dan juga merugikan bagi individu,masyarakat,dan lingkungan serta menyadari pentingnya mengelola dan melestarikan lingkungan demi kesejahteraan masyarakat
    5.Memahami konsep,prinsip,hukum,dan teori kimia serta saling keterkaitannya dan penerapannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi.
C.Ruang Lingkup
  1. Mata pelajaran Kimia di SMA/MA merupakan kelanjutan IPA di SMP/MTs yang menekankan pada fenomena alam dan pengukurannya dengan perluasan pada konsep abstrak yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Struktur atom,sistem periodik,dan ikatan kimia,stoikiometri,larutan non- elektrolit dan elektrolit,reaksi oksidasi-reduksi,senyawa organik dan makromolekul
    2.Termokimia,laju reaksi dan kesetimbangan,larutan asam basa,stoikiometri larutan, kesetimbangan ion dalam larutan dan sistem koloid
    3.Sifat koligatif larutan,redoks dan elektrokimia,karakteristik unsur,kegunaan, dan bahayanya,senyawa organik dan reaksinya,benzena dan turunannya,Makromolekul
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. file Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Kamis, Oktober 21, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN GEOGRAFI SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN GEOGRAFI SMA/MA

Mata Pelajaran Geografi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah(MA)
A.Latar Belakang
  1. Geografi merupakan ilmu untuk menunjang kehidupan sepanjang hayat dan mendorong peningkatan kehidupan.Lingkup bidang kajiannya memungkinkan manusia memperoleh jawaban atas pertanyaan dunia sekelilingnya yang menekankan pada aspek spasial,dan ekologis dari eksistensi manusia.Bidang kajian geografi meliputi bumi,aspek dan proses yang membentuknya,hubungan kausal dan spasial manusia dengan lingkungan,serta interaksi manusia dengan tempat.Sebagai suatu disiplin integratif, geografi memadukan dimensi alam fisik dengan dimensi manusia dalam menelaah keberadaan dan kehidupan manusia di tempat dan lingkungannya.
  1. Mata pelajaran Geografi membangun dan mengembangkan pemahaman peserta didik tentang variasi dan organisasi spasial masyarakat,tempat dan lingkungan pada muka bumi.Peserta didik didorong untuk memahami aspek dan proses fisik yang membentuk pola muka bumi, karakteristik dan persebaran spasial ekologis di permukaan bumi. Selain itu peserta didik dimotivasi secara aktif dan kreatif untuk menelaah bahwa kebudayaan dan pengalaman mempengaruhi persepsi manusia tentang tempat dan wilayah.
  2. Pengetahuan,keterampilan,dan nilai-nilai yang diperoleh dalam mata pelajaran Geografi diharapkan dapat membangun kemampuan peserta didik untuk bersikap, bertindak cerdas,arif,dan bertanggungjawab dalam menghadapi masalah sosial, ekonomi,dan ekologis.Pada tingkat pendidikan dasar mata pelajaran Geografi diberikan sebagai bagian integral dari Ilmu Pengetahuan Sosial(IPS),sedangkan pada tingkat pendidikan menengah diberikan sebagai mata pelajaran tersendiri.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran Geografi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Memahami pola spasial,lingkungan dan kewilayahan serta proses yang berkaitan
    2.Menguasai keterampilan dasar dalam memperoleh data dan informasi, mengkomunikasikan dan menerapkan pengetahuan geografi
    3.Menampilkan perilaku peduli terhadap lingkungan hidup dan memanfaatkan sumber daya alam secara arif serta memiliki toleransi terhadap keragaman budaya masyarakat.
C.Ruang Lingkup
  1. Ruang lingkup mata pelajaran Geografi meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Konsep dasar,pendekatan,dan prinsip dasar Geografi
    2.Konsep dan karakteristik dasar serta dinamika unsur-unsur geosfer mencakup litosfer,pedosfer,atmosfer,hidrosfer,biosfer dan antroposfer serta pola persebaran spasialnya
    3.Jenis,karakteristik,potensi,persebaran spasial Sumber Daya Alam(SDA)
    dan pemanfaatannya
    4.Karakteristik,unsur-unsur,kondisi(kualitas)dan variasi spasial lingkungan hidup,pemanfaatan dan pelestariannya
    5.Kajian wilayah negara-negara maju dan sedang berkembang
    6.Konsep wilayah dan pewilayahan,kriteria dan pemetaannya serta fungsi dan manfaatnya dalam analisis geografi
    7.Pengetahuan dan keterampilan dasar tentang seluk beluk dan pemanfaatan peta, Sistem Informasi Geografis(SIG)dan citra penginderaan jauh.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Rabu, Oktober 20, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN FISIKA SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN FISIKA SMA/MA

Mata Pelajaran Fisika untuk Sekolah Menengah Atas(SMA)/Madrasah Aliyah(MA)
A. Latar Belakang
  1. Ilmu Pengetahuan Alam(IPA)berkaitan dengan cara mencari tahu tentang fenomena alam secara sistematis,sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta,konsep-konsep,atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan.Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar,serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.Proses pembelajaran menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar peserta didik menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah.Pendidikan IPA diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar
  1. Fisika merupakan salah satu cabang IPA yang mendasari perkembangan teknologi maju dan konsep hidup harmonis dengan alam.Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dipicu oleh temuan di bidang fisika material melalui penemuan piranti mikroelektronika yang mampu memuat banyak informasi dengan ukuran sangat kecil.Sebagai ilmu yang mempelajari fenomena alam,fisika juga memberikan pelajaran yang baik kepada manusia untuk hidup selaras berdasarkan hukum alam.Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan serta pengurangan dampak bencana alam tidak akan berjalan secara optimal tanpa pemahaman yang baik tentang fisika.
  2. Pada tingkat SMA/MA,fisika dipandang penting untuk diajarkan sebagai mata pelajaran tersendiri dengan beberapa pertimbangan.Pertama,selain memberikan bekal ilmu kepada peserta didik,mata pelajaran Fisika dimaksudkan sebagai wahana untuk menumbuhkan kemampuan berpikir yang berguna untuk memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari-hari.Kedua,mata pelajaran Fisika perlu diajarkan untuk tujuan yang lebih khusus yaitu membekali peserta didik pengetahuan,pemahaman dan sejumlah kemampuan yang dipersyaratkan untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi serta mengembangkan ilmu dan teknologi.Pembelajaran Fisika dilaksanakan secara inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir,bekerja dan bersikap ilmiah serta berkomunikasi sebagai salah satu aspek penting kecakapan hidup.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran Fisika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Membentuk sikap positif terhadap fisika dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa
    2.Memupuk sikap ilmiah yaitu jujur,obyektif,terbuka,ulet,kritis dan dapat bekerjasama dengan orang lain
    3.Mengembangkan pengalaman untuk dapat merumuskan masalah,mengajukan dan menguji hipotesis melalui percobaan,merancang dan merakit instrumen percobaan, mengumpulkan,mengolah,dan menafsirkan data,serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis
    4.Mengembangkan kemampuan bernalar dalam berpikir analisis induktif dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip fisika untuk menjelaskan berbagai peristiwa alam dan menyelesaian masalah baik secara kualitatif maupun kuantitatif
    5.Menguasai konsep dan prinsip fisika serta mempunyai keterampilan mengembangkan pengetahuan,dan sikap percaya diri sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
C.Ruang Lingkup
  1. Mata pelajaran Fisika di SMA/MA merupakan pengkhususan IPA di SMP/MTs yang menekankan pada fenomena alam dan pengukurannya dengan perluasan pada konsep abstrak yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Pengukuran berbagai besaran,karakteristik gerak,penerapan hukum Newton,alat-alat optik,kalor,konsep dasar listrik dinamis,dan konsep dasar gelombang elektromagnetik
    2.Gerak dengan analisis vektor,hukum Newton tentang gerak dan gravitasi,gerak getaran,energi,usaha,dan daya,impuls dan momentum,momentum sudut dan rotasi benda tegar,fluida,termodinamika
    3.Gejala gelombang,gelombang bunyi,gaya listrik,medan listrik,potensial dan energi potensial,medan magnet,gaya magnetik,induksi elektromagnetik dan arus bolak-balik,gelombang elektromagnetik,radiasi benda hitam,teori atom,relativitas,radioaktivitas.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Selasa, Oktober 19, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN EKONOMI SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN EKONOMI SMA/MA

Mata Pelajaran Ekonomi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)
A.Latar Belakang
  1. Dalam rangka mewujudkan pendidikan yang bermutu sesuai dengan tuntutan masyarakat di era global serta perkembangan IPTEK yang telah membawa perubahan pada aspek kehidupan manusia termasuk aspek ekonomi,maka diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas dalam arti sebagai insan berilmu pengetahuan,berketerampilan,berbudi pekerti luhur,berakhlak mulia,bertanggungjawab dan berupaya mencapai kesejahteraan diri serta memberikan sumbangan terhadap keharmonisan dan kemakmuran keluarga,masyarakat,dan negara.
  1. Ekonomi merupakan ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi,dan berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan produksi,konsumsi,dan/atau distribusi.Luasnya ilmu ekonomi dan terbatasnya waktu yang tersedia membuat standar kompetensi dan kompetensi dasar ini dibatasi dan difokuskan kepada fenomena empirik ekonomi yang ada disekitar peserta didik,sehingga peserta didik dapat merekam peristiwa ekonomi yang terjadi disekitar lingkungannya dan mengambil manfaat untuk kehidupannya yang lebih baik.
  2. Pembahasan manajemen difokuskan pada fungsi manajemen badan usaha dalam kaitannya dengan perekonomian nasional.Pembahasan fungsi manajemen juga mencakup pengembangan badan usaha termasuk koperasi.
  3. Akuntansi difokuskan pada perilaku akuntansi jasa dan dagang. Peserta didik dituntut memahami transaksi keuangan perusahaan jasa dan dagang serta mencatatnya dalam suatu sistem akuntansi untuk disusun dalam laporan keuangan.Pemahaman pencatatan ini berguna untuk memahami manajemen keuangan perusahaan jasa dan dagang.
    Mata pelajaran Ekonomi diberikan pada tingkat pendidikan dasar sebagai bagian integral dari IPS.Pada tingkat pendidikan menengah,ekonomi diberikan sebagai mata pelajaran tersendiri.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran Ekonomi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Memahami sejumlah konsep ekonomi untuk mengkaitkan peristiwa dan masalah ekonomi dengan kehidupan sehari-hari,terutama yang terjadi dilingkungan individu,rumah tangga,masyarakat,dan negara
    2.Menampilkan sikap ingin tahu terhadap sejumlah konsep ekonomi yang diperlukan untuk mendalami ilmu ekonomi
    3.Membentuk sikap bijak,rasional dan bertanggungjawab dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan ilmu ekonomi,manajemen,dan akuntansi yang bermanfaat bagi diri sendiri,rumah tangga,masyarakat,dan negara
    4.Membuat keputusan yang bertanggungjawab mengenai nilai-nilai sosial ekonomi dalam masyarakat yang majemuk,baik dalam skala nasional maupun internasional
C.Ruang lingkup
  1. Mata pelajaran Ekonomi mencakup perilaku ekonomi dan kesejahteraan yang berkaitan dengan masalah ekonomi yang terjadi di lingkungan kehidupan terdekat hingga lingkungan terjauh, meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Perekonomian
    2.Ketergantungan
    3.Spesialisasi dan pembagian kerja
    4.Perkoperasian
    5.Kewirausahaan
    6.Akuntansi dan manajemen.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

STANDAR ISI PELAJARAN BIOLOGI SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN BIOLOGI SMA/MA

Mata Pelajaran Biologi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah
Aliyah (MA)
A. Latar Belakang
  1. Ilmu Pengetahuan Alam(IPA)berkaitan dengan cara mencari tahu (inquiry)tentang alam secara sistematis,sehingga IPA bukan hanya sebagai penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep atau prinsip- prinsip saja,tetapi juga merupakan suatu proses penemuan.Pendidikan IPA di sekolah menengah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar,serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.Pendidikan IPA menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar peserta didik menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah.Pendidikan IPA diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dirinya sendiri dan alam sekitar.
  1. Biologi sebagai salah satu bidang IPA menyediakan berbagai pengalaman belajar untuk memahami konsep dan proses sains.Keterampilan proses ini meliputi keterampilan mengamati,mengajukan hipotesis,menggunakan alat dan bahan secara baik dan benar dengan selalu mempertimbangkan keamanan dan keselamatan kerja,mengajukan pertanyaan,menggolongkan dan menafsirkan data,serta mengkomunikasikan hasil temuan secara lisan atau tertulis,menggali dan memilah informasi faktual yang relevan untuk menguji gagasan-gagasan atau memecahkan masalah sehari-hari.
  2. Mata pelajaran Biologi dikembangkan melalui kemampuan berpikir analitis,induktif,dan deduktif untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peristiwa alam sekitar.Penyelesaian masalah yang bersifat kualitatif dan kuantitatif dilakukan dengan menggunakan pemahaman dalam bidang matematika,fisika,kimia dan pengetahuan pendukung lainnya.
B. Tujuan
  1. Mata pelajaran Biologi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Membentuk sikap positif terhadap biologi dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa
    2.Memupuk sikap ilmiah yaitu jujur,objektif,terbuka,ulet,kritis dan dapat bekerjasama dengan orang lain
    3.Mengembangkan pengalaman untuk dapat mengajukan dan menguji hipotesis melalui percobaan,serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis
    4.Mengembangkan kemampuan berpikir analitis,induktif,dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip biologi
    5.Mengembangkan penguasaan konsep dan prinsip biologi dan saling keterkaitannya dengan IPA lainnya serta mengembangkan pengetahuan,keterampilan dan sikap percaya diri
    6.Menerapkan konsep dan prinsip biologi untuk menghasilkan karya teknologi sederhana yang berkaitan dengan kebutuhan manusia
    7.Meningkatkan kesadaran dan berperan serta dalam menjaga kelestarian lingkungan.
C.Ruang Lingkup
  1. Mata pelajaran Biologi di SMA/MA merupakan kelanjutan IPA di SMP/MTs yang menekankan pada fenomena alam dan penerapannya yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Hakikat biologi,keanekaragaman hayati dan pengelompokan makhluk hidup,hubungan antarkomponen ekosistem,perubahan materi dan energi,peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem
    2.Organisasi seluler,struktur jaringan,struktur dan fungsi organ tumbuhan,hewan dan manusia serta penerapannya dalam konteks sains,lingkungan,teknologi dan masyarakat
    3.Proses yang terjadi pada tumbuhan,proses metabolisme,hereditas,evolusi, bioteknologi dan implikasinya pada sains,lingkungan,teknologi dan masyarakat.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Senin, Oktober 18, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMA/MA

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) Program Bahasa
A.Latar Belakang
  1. Mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk Program Bahasa ini berorientasi pada hakikat pembelajaran bahasa,yakni belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi.Oleh karena itu,pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar,baik secara lisan maupun tulis,serta menimbulkan penghargaan terhadap hasil cipta manusia Indonesia.
  1. Standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk Program Bahasa ini merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan,keterampilan berbahasa,dan sikap positif terhadap bahasa Indonesia. Standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia ini dimaksudkan agar peserta didik siap mengakses situasi lokal,regional,nasional,dan global yang berorientasi pada keterbukaan dan kemasadepanan. Standar ini diarahkan agar peserta didik terbuka terhadap beraneka ragam informasi yang hadir di sekitar peserta didik dan dapat menyaring yang berguna,belajar menjadi diri sendiri,dan peserta didik menyadari akan eksistensi budayanya sehingga tidak melupakan lingkungannya.
  2. Dengan standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia ini diharapkan:
    1.peserta didik dapat mengembangkan potensinya sesuai dengan kemampuan,kebutuhan, dan minatnya,serta dapat menumbuhkan penghargaan terhadap hasil karya intelektual bangsa sendiri;
    2.guru dapat memusatkan perhatian kepada pengembangan kompetensi bahasa peserta didik dengan menyediakan berbagai kegiatan berbahasa dan sumber belajar;
    3.guru lebih mandiri dan leluasa dalam menentukan bahan ajar kebahasaan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah dan kemampuan peserta didiknya;
    4.orang tua dan masyarakat dapat secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program kebahasaan di sekolah;
    5.sekolah dapat menyusun program pendidikan tentang kebahasaan sesuai dengan keadaan peserta didik dan sumber belajar yang tersedia;
    6.daerah dapat menentukan bahan dan sumber belajar kebahasaan sesuai dengan kondisi dan kekhasan daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis
    2.Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara
    3.Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan
    4.Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual,serta kematangan emosional dan sosial
    5.Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan,memperhalus budi pekerti,serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa
    6.Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini:
1. File Bentuk PDF
2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Minggu, Oktober 17, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN BAHASA ARAB SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN BAHASA ARAB SMA/MA

Mata Pelajaran Bahasa Arab untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) Program Pilihan
A.Latar Belakang
  1. Dalam era globalisasi,perkembangan teknologi komunikasi sangat cepat menjadikan jarak bukan suatu hambatan untuk mendapatkan informasi dari berbagai penjuru dunia.Oleh karena itu bahasa asing selain bahasa Inggris menjadi penting.Dengan demikian semakin jelas bahwa penguasaan bahasa asing selain bahasa Inggris,dalam hal ini bahasa Arab,merupakan hal yang sangat mendesak.Banyak informasi ilmu pengetahuan baik di bidang teknik,ilmu-ilmu murni,ekonomi,psikologi maupun seni bersumber dari buku-buku berbahasa Arab.Selain itu bahasa Arab merupakan sarana komunikasi dalam pengembangan dunia pariwisata dan bisnis.
  1. Melalui pembelajaran bahasa Arab dapat dikembangkan keterampilan peserta didik dalam berkomunikasi lisan dan tulisan untuk memahami dan menyampaikan informasi,pikiran,dan perasaan.Dengan demikian mata pelajaran bahasa Arab diperlukan untuk pengembangan diri peserta didik agar mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi warga negara yang cerdas,terampil,dan berkepribadian indonesia, dapat mengembangkan ilmu pengetahuan,teknologi,dan budaya serta siap mengambil bagian dalam pembangunan nasional.
  2. Sehubungan dengan hal tersebut di atas,maka standar kompetensi dan kompetensi dasar ini dipersiapkan untuk pencapaian kompetensi awal (dasar)berbahasa Arab,yang mencakup empat aspek keterampilan bahasa yang saling terkait,yaitu mendengarkan,berbicara,membaca,dan menulis.Alokasi waktu yang disediakan adalah 2 jam per minggu.
  3. Dalam kelas bahasa Arab peserta didik dimotivasi untuk secara aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran terutama dalam mendalami sejumlah bahan bacaan,baik berupa media cetak maupun media elektronik.Dengan bekal sejumlah pengetahuan tersebut,mereka dapat mempelajari budaya lain dan lebih mengenal budayanya sendiri, sehingga mereka dapat mempelajari suatu konsep dan berpikir secara kritis.
B.Tujuan
  1. Pembelajaran bahasa Arab di Indonesia bertujuan agar para peserta didik memiliki kemampuan dasar dalam keterampilan mendengarkan,berbicara, membaca dan menulis untuk berkomunikasi secara sederhana.
    C.Ruang Lingkup
  1. Mata Pelajaran Bahasa Arab terdiri atas bahan yang berupa wacana lisan dan tulisan berbentuk paparan atau dialog sederhana tentang identitas diri,kehidupan sekolah,kehidupan keluarga,kehidupan sehari-hari,hobi,dan wisata untuk melatih keempat aspek kemampuan berbahasa,yaitu mendengarkan,berbicara,membaca dan menulis.Selain itu,termasuk juga pengenalan huruf hijaiyah.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

STANDAR ISI PELAJARAN ANTROPOLOGI SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN ANTROPOLOGI SMA/MA

Mata Pelajaran Antropologi Sekolah Menengah Atas(SMA)/Madrasah Aliyah(MA)
  1. A.Latar Belakang
    Antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia dengan segala aktivitasnya.Di satu pihak,manusia adalah pencipta kebudayaan,di pihak lain kebudayaan yang membentuk perilaku manusia sesuai dengan lingkungannya.Dengan demikian,terjalin hubungan timbal balik yang sangat erat antara manusia dan kebudayaan.Antropologi memiliki sub disiplin,seperti:antropologi biologi,etnolinguistik,arkeologi,prasejarah,dan etnologi.Agar memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai kedudukan,fungsi dan peran bahasa dalam kebudayaan,pengenalan dan pemahaman mengenai antropologi dengan sendirinya merupakan sesuatu yang mutlak diketahui peserta didik melalui suatu pelajaran yang mandiri.Dengan mempelajari antropologi diharapkan peserta didik mampu menyerap antropologi sebagai pengetahuan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,terutama dalam menyikapi perbedaan latar budaya,masyarakat,bahasa dan kepercayaan di masyarakat.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran antropologi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Memahami dasar-dasar antropologi
    2.Memahami,memecahkan dan menelaah secara kritis dan rasional tentang berbagai fenomena sosial budaya.
C.Ruang Lingkup
  1. Ruang lingkup mata pelajaran Antropologi meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Keragaman Budaya
    2.Bahasa
    3.Kesenian
    4.Religi
    5.Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  2. Standar Kompetensi
    1.Menganalisis kesamaan dan keberagaman budaya
    Kompetensi Dasar
    1.1 Mengidentifikasi berbagai budaya lokal,pengaruh budaya asing,dan hubungan antar budaya
    1.2 Melakukan pengamatan tentang potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional
    1.3 Mengidentifikasi berbagai alternatif penyelesaian masalah akibat adanya keberagaman budaya
    1.4 Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap keberagaman budaya
Baca Selengkapnya silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Jumat, Oktober 15, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN MATEMATIKA SMA/MA

STANDAR ISI PELAJARAN MATEMATIKA SMA/MA

Mata Pelajaran Matematika untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah(MA)
A.Latar Belakang
  1. Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan mengembangkan daya pikir manusia.Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan,aljabar,analisis,teori peluang dan matematika diskrit.Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini.
  1. Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis,analitis,sistematis,kritis,dan kreatif,serta kemampuan bekerjasama.Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh,mengelola,dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah,tidak pasti,dan kompetitif.
  2. Standar kompetensi dan kompetensi dasar matematika dalam dokumen ini disusun sebagai landasan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan tersebut di atas. Selain itu dimaksudkan pula untuk mengembangkan kemampuan menggunakan matematika dalam pemecahan masalah dan mengkomunikasikan ide atau gagasan dengan menggunakan simbol,tabel,diagram,dan media lain.
  3. Pendekatan pemecahan masalah merupakan fokus dalam pembelajaran matematika yang mencakup masalah tertutup dengan solusi tunggal,masalah terbuka dengan solusi tidak tunggal,dan masalah dengan berbagai cara penyelesaian.Untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah perlu dikembangkan keterampilan memahami masalah,membuat model matematika,menyelesaikan masalah,dan menafsirkan solusinya.
  4. Dalam setiap kesempatan,pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi(contextual problem).Dengan mengajukan masalah kontekstual,peserta didik secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep matematika.Untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran,sekolah diharapkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer,alat peraga,atau media lainnya.Selain itu,perlu ada pembahasan mengenai bagaimana matematika banyak diterapkan dalam teknologi informasi sebagai perluasan pengetahuan peserta didik.
B. Tujuan
  1. Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Memahami konsep matematika,menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma,secara luwes,akurat,efisien,dan tepat,dalam pemecahan masalah
    2.Menggunakan penalaran pada pola dan sifat,melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi,menyusun bukti,atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika
    3.Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah,merancang model matematika,menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh
    4.Mengomunikasikan gagasan dengan simbol,tabel,diagram,atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah
    5.Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan,yaitu memiliki rasa ingin tahu,perhatian,dan minat dalam mempelajari matematika,serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.
C.Ruang Lingkup
  1. Mata pelajaran Matematika pada satuan pendidikan SMA/MA meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Logika
    2.Aljabar
    3.Geometri
    4.Trigonometri
    5.Kalkulus
    6.Statistika dan Peluang.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini : 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Kamis, Oktober 14, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETRAMPILAN SD/MI

STANDAR ISI PELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETRAMPILAN SD/MI

Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan untuk Sekolah Dasar
(SD)/Madrasah Ibtidaiyah(MI)
A.Latar Belakang
  1. Muatan seni budaya dan keterampilan sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan tidak hanya terdapat dalam satu mata pelajaran karena budaya itu sendiri meliputi segala aspek kehidupan.Dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan, aspek budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni.Karena itu,mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya.
  1. Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan diberikan di sekolah karena keunikan,kebermaknaan,dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik,yang terletak pada pemberian pengalaman estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi/berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan:“belajar dengan seni,” “belajar melalui seni”dan“belajar tentang seni.”Peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain.
  2. Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki sifat multilingual, multidimensional,dan multikultural.Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresikan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa,bunyi,gerak,peran dan berbagai perpaduannya.Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan,pemahaman,analisis,evaluasi),apresiasi,dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika,logika,kinestetika,dan etika. Sifat multikultural mengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya Nusantara dan Mancanegara.Hal ini merupakan wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk.
  3. Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai multikecerdasan yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal,interpersonal,visual spasial,musikal,linguistik,logik matematik,naturalis serta kecerdasan adversitas,kecerdasan kreativitas,kecerdasan spiritual dan moral,dan kecerdasan emosional.
  4. Bidang seni rupa,musik,tari,dan keterampilan memiliki kekhasan tersendiri sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing.Dalam pendidikan seni dan keterampilan,aktivitas berkesenian harus menampung kekhasan tersebut yang tertuang dalam pemberian pengalaman mengembangkan konsepsi,apresiasi,dan kreasi.Semua ini diperoleh melalui upaya eksplorasi elemen,prinsip,proses,dan teknik berkarya dalam konteks budaya masyarakat yang beragam.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Memahami konsep dan pentingnya seni budaya dan keterampilan
    2.Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya dan keterampilan
    3.Menampilkan kreativitas melalui seni budaya dan keterampilan
    4.Menampilkan peran serta dalam seni budaya dan keterampilan dalam tingkat lokal, regional,maupun global.
C. Ruang Lingkup
  1. Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Seni rupa,mencakup pengetahuan,keterampilan,dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan,patung,ukiran,cetak-mencetak,dan sebagainya
    2.Seni musik,mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal,memainkan alat musik, apresiasi karya musik
    3.Seni tari,mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi,apresiasi terhadap gerak tari
    4.Seni drama,mencakup keterampilan pementasan dengan memadukan seni musik,seni tari dan peran
    5.Keterampilan,mencakup segala aspek kecakapan hidup(life skills)yang meliputi keterampilan personal,keterampilan sosial,keterampilan vokasional dan keterampilan akademik.
    Di antara keempat bidang seni yang ditawarkan,minimal diajarkan satu bidang seni sesuai dengan kemampuan sumberdaya manusia serta fasilitas yang tersedia.Pada sekolah yang mampu menyelenggarakan pembelajaran lebih dari satu bidang seni,peserta didik diberi kesempatan untuk memilih bidang seni yang akan diikutinya.Pada tingkat SD/MI,mata pelajaran Keterampilan ditekankan pada keterampilan vokasional,khusus kerajinan tangan.
Baca Selengkapnya Silahkan download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

STANDAR ISI PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI,OLAHRAGA DAN KESEHATAN SD/MI

STANDAR ISI PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI,OLAHRAGA DAN KESEHATAN SD/MI

Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan untuk
Sekolah Dasar(SD)/Madrasah Ibtidaiyah(MI)
A.Latar Belakang
  1. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan,bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani,keterampilan gerak,keterampilan berfikir kritis,keterampilan sosial,penalaran,stabilitas emosional, tindakan moral,aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani,olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
  1. Pendidikan sebagai suatu proses pembinaan manusia yang berlangsung seumur hidup,pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat penting,yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan yang terpilih yang dilakukan secara sistematis.Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat.
  2. Pendidikan memiliki sasaran pedagogis,oleh karena itu pendidikan kurang lengkap tanpa adanya pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan,karena gerak sebagai aktivitas jasmani adalah dasar bagi manusia untuk mengenal dunia dan dirinya sendiri yang secara alami berkembang searah dengan perkembangan zaman.
  3. Selama ini telah terjadi kecenderungan dalam memberikan makna mutu pendidikan yang hanya dikaitkan dengan aspek kemampuan kognitif.Pandangan ini telah membawa akibat terabaikannya aspek-aspek moral,akhlak, budi pekerti,seni,psikomotor, serta life skill. Dengan diterbitkannya Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan akan memberikan peluang untuk menyempurnakan kurikulum yang komprehensif dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
  4. Pendidikan jasmani,olahraga,dan kesehatan merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik,perkembangan psikis,keterampilan motorik,pengetahuan dan penalaran,penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosional-sportivitas-spiritual-sosial),serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang.
B.Tujuan
  1. Pendidikan Jasmani,Olahraga,dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih
    2.Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik.
    3.Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar
    4.Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan
    5.Mengembangkan sikap sportif,jujur,disiplin,bertanggungjawab,kerjasama,percaya diri dan demokratis
    6.Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri,orang lain dan lingkungan
    7.Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna,pola hidup sehat dan kebugaran,terampil,serta memiliki sikap yang positif.
C.Ruang Lingkup
  1. Ruang lingkup mata pelajaran Pendiidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Permainan dan olahraga meliputi:olahraga tradisional,permainan.eksplorasi gerak, keterampilan lokomotor non-lokomotor,dan manipulatif,atletik, kasti,rounders,kippers,sepak bola,bola basket,bola voli,tenis meja,tenis lapangan,bulu tangkis,dan beladiri,serta aktivitas lainnya
    2.Aktivitas pengembangan meliputi:mekanika sikap tubuh,komponen kebugaran jasmani, dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya
    3.Aktivitas senam meliputi:ketangkasan sederhana,ketangkasan tanpa alat, ketangkasan dengan alat,dan senam lantai,serta aktivitas lainnya
    4.Aktivitas ritmik meliputi:gerak bebas,senam pagi,SKJ,dan senam aerobic serta aktivitas lainnya
    5.Aktivitas air meliputi: permainan di air,keselamatan air,keterampilan bergerak di air,dan renang serta aktivitas lainnya
    6.Pendidikan luar kelas,meliputi:piknik/karyawisata,pengenalan lingkungan,
    berkemah, menjelajah,dan mendaki gunung
    7.Kesehatan,meliputi penanaman budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya yang terkait dengan perawatan tubuh agar tetap sehat,merawat lingkungan yang sehat,memilih makanan dan minuman yang sehat,mencegah dan merawat cidera, mengatur waktu istirahat yang tepat dan berperan aktif dalam kegiatan P3K dan UKS. Aspek kesehatan merupakan aspek tersendiri,dan secara implisit masuk ke dalam semua aspek.
Baca selengkapnya Silahkan download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Rabu, Oktober 13, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SD/MI

STANDAR ISI PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SD/MI

Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Sekolah Dasar
(SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI)
A.Latar Belakang
  1. Ilmu Pengetahuan Sosial(IPS)merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan mulai dari SD/MI/SDLB sampai SMP/MTs/SMPLB.IPS mengkaji seperangkat peristiwa,fakta,konsep,dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial.Pada jenjang SD/MI mata pelajaran IPS memuat materi Geografi,Sejarah, Sosiologi,dan Ekonomi.Melalui mata pelajaran IPS,peserta didik diarahkan untuk dapat menjadi warga negara Indonesia yang demokratis,dan bertanggung jawab,serta warga dunia yang cinta damai.
  1. Di masa yang akan datang peserta didik akan menghadapi tantangan berat karena kehidupan masyarakat global selalu mengalami perubahan setiap saat.Oleh karena itu mata pelajaran IPS dirancang untuk mengembangkan pengetahuan,pemahaman,dan kemampuan analisis terhadap kondisi sosial masyarakat dalam memasuki kehidupan bermasyarakat yang dinamis.
  2. Mata pelajaran IPS disusun secara sistematis,komprehensif,dan terpadu dalam proses pembelajaran menuju kedewasaan dan keberhasilan dalam kehidupan di masyarakat.Dengan pendekatan tersebut diharapkan peserta didik akan memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam pada bidang ilmu yang berkaitan.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya
    2.Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis,rasa ingin tahu, inkuiri,memecahkan masalah,dan keterampilan dalam kehidupan sosial
    3.Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan
    4.Memiliki kemampuan berkomunikasi,bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk,di tingkat lokal,nasional,dan global.
C.Ruang Lingkup
  1. Ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Manusia,Tempat,dan Lingkungan
    2.Waktu,Keberlanjutan,dan Perubahan
    3.Sistem Sosial dan Budaya
    4.Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

STANDAR ISI PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SD/MI

STANDAR ISI PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SD/MI

Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar
(SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI)
A.Latar Belakang
  1. Pendidikan di Indonesia diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen kuat dan konsisten untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Hakikat negara kesatuan Republik Indonesia adalah negara kebangsaan modern.Negara kebangsaan modern adalah negara yang pembentukannya didasarkan pada semangat kebangsaan --atau nasionalisme-- yaitu pada tekad suatu masyarakat untuk membangun masa depan bersama di bawah satu negara yang sama walaupun warga masyarakat tersebut berbeda-beda agama,ras,etnik,atau golongannya.[Risalah Sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia(PPKI),Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia,1998].
  1. Komitmen yang kuat dan konsisten terhadap prinsip dan semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,perlu ditingkatkan secara terus menerus untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia.Secara historis,negara Indonesia telah diciptakan sebagai Negara Kesatuan dengan bentuk Republik.
  2. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa,Kemanusiaan yang adil dan beradab,Persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan,serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.[Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945]
  3. Dalam perkembangannya sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 sampai dengan penghujung abad ke-20,rakyat Indonesia telah mengalami berbagai peristiwa yang mengancam keutuhan negara. Untuk itu diperlukan pemahaman yang mendalam dan komitmen yang kuat serta konsisten terhadap prinsip dan semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.Konstitusi Negara Republik Indonesia perlu ditanamkan kepada seluruh komponen bangsa Indonesia,khususnya generasi muda sebagai generasi penerus.
  4. Indonesia harus menghindari sistem pemerintahan otoriter yang memasung hak-hak warga negara untuk menjalankan prinsip-prinsip demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara.Kehidupan yang demokratis di dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga,sekolah,masyarakat,pemerintahan,dan organisasi-organisasi non-pemerintahan perlu dikenal,dipahami,diinternalisasi,dan diterapkan demi terwujudnya pelaksanaan prinsip-prinsip demokrasi. Selain itu,perlu pula ditanamkan kesadaran bela negara,penghargaan terhadap hak azasi
    manusia,kemajemukan bangsa,pelestarian lingkungan hidup, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum,ketaatan membayar pajak,serta sikap dan perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.
  5. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas, terampil,dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Berpikir secara kritis,rasional,dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan
    2.Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab,dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara,serta anti-korupsi
    3.Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa- bangsa lainnya
    4.Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
C.Ruang Lingkup
  1. Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Persatuan dan Kesatuan bangsa,meliputi:Hidup rukun dalam perbedaan,Cinta lingkungan,Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia,Sumpah Pemuda,Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,Partisipasi dalam pembelaan negara,Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,Keterbukaan dan jaminan keadilan
    2.Norma,hukum dan peraturan,meliputi:Tertib dalam kehidupan keluarga,Tata tertib di sekolah,Norma yang berlaku di masyarakat,Peraturan-peraturan daerah,Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,Sistim hukum dan peradilan nasional,Hukum dan peradilan internasional
    3.Hak asasi manusia meliputi:Hak dan kewajiban anak,Hak dan kewajiban anggota masyarakat,Instrumen nasional dan internasional HAM,Pemajuan,penghormatan dan perlindungan HAM
Baca Selengkapnya silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Selasa, Oktober 12, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN MATEMATIKA SD/MI

STANDAR ISI PELAJARAN MATEMATIKA SD/MI

Mata Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar(SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI)
A.Latar Belakang
  1. Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia.Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan, aljabar,analisis,teori peluang dan matematika diskrit.Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini.
  1. Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis,analitis,sistematis,kritis,dan kreatif,serta kemampuan bekerjasama.Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh,mengelola,dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah,tidak pasti,dan kompetitif.
  2. Standar kompetensi dan kompetensi dasar matematika dalam dokumen ini disusun sebagai landasan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan tersebut di atas. Selain itu dimaksudkan pula untuk mengembangkan kemampuan menggunakan matematika dalam pemecahan masalah dan mengkomunikasikan ide atau gagasan dengan menggunakan simbol,tabel,diagram,dan media lain.
  3. pemecahan merupakan fokus dalam pembelajaran matematika yang mencakup masalah tertutup dengan solusi tunggal, masalah terbuka dengan solusi tidak tunggal,dan masalah dengan berbagai cara penyelesaian.Untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah perlu dikembangkan keterampilan memahami masalah,membuat model matematika,menyelesaikan masalah,dan menafsirkan solusinya.
  4. Dalam setiap kesempatan,pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi(contextual problem).Dengan mengajukan masalah kontekstual,peserta didik secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep matematika.Untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran,sekolah diharapkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, alat peraga, atau media lainnya.
B. Tujuan
  1. Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Memahami konsep matematika,menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma,secara luwes,akurat,efisien,dan tepat,dalam pemecahan masalah
    2.Menggunakan penalaran pada pola dan sifat,melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi,menyusun bukti,atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika
    3.Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah,merancang model matematika,menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh
    4.Mengomunikasikan gagasan dengan simbol,tabel,diagram,atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah
    5.Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan,yaitu memiliki rasa ingin tahu,perhatian,dan minat dalam mempelajari matematika,serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.
C.Ruang Lingkup
  1. Mata pelajaran Matematika pada satuan pendidikan SD/MI meliputi aspek- aspek sebagai berikut.
    1.Bilangan
    2.Geometri dan pengukuran
    3.Pengolahan data.
Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini : 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA

PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA

A. PENDAHULUAN
  1. Pendidikan berbasis kompetensi menekankan pada kemampuan yang harus dimiliki oleh lulusan suatu jenjang pendidikan.Kompetensi adalah istilah yang ditujukan untuk menyatakan suatu kebulatan dari pengetahuan,keterampilan serta sikap yang ditampilkan atau diwujudkan oleh siswa dalam kebiasaan berfikir dan bertindak.
    Berkait dengan masalah penyusunan soal maka lingkup pembicaraan kita tidak akan keluar dari koridor evaluasi,penilaian,pengukuran,dan pengujian.Istilah evaluasi diartikan sebagai penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatu program.Sedang istilah penilaian dimaknai sebagai penafsiran hasil pengukuran.Pengukuran merupakan kegiatan sistematik untuk menentukan angka pada obyek atau gejala.Dan pengujian merupakan sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban yang dikatagorikan benar atau salah.
B. Sistem Penilaian Pembelajaran Berbasis Kompetensi
  1. Sistem penilaian berbasis kompetensi adalah uraian keterangan yang teratur sebagai penjelasan tentang prosedur dan cara menilai pencapaian kompetensi siswa.Instrumen penilaiannya dikembangkan mengacu pada indikator-indikator pencapaian kompetensi yang ditetapkan.Penilaian dilakukan mencakup semua kompetensi dengan tujuan untuk memperoleh informasi tentang kemajuan yang dicapai dan ketuntasan penguasaan tiap kompetensi dasar dari tiap siswa.
  2. 1.Sistem Penilaian Berkelanjutan
    Sistem penilaian yang dikembangkan sebagai bagian dari pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi adalah sistem penilaian berkelanjutan.Sistem penilaian berkelanjutan adalah sistem penilaian yang dimaksudkan untuk mengukur semua kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa.Hasil pengujiannya dianalisis dan digunakan untuk menentukan ujian berikutnya.Dengan demikian pada sistem penilaian ini harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut.
    1. a.Semua komponen indikator pencapaian kompetensi dijadikan acuan untuk pembuatan instrumen penilaiannya.
    2. b.Hasil pengujian dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dikuasai dan yang belum dikuasai siswa serta kesulitan yang dihadapi siswa,sehingga dapat ditentukan langkah pembelajaran berikutnya yakni pembelajaran remedial atau pengayaan,serta pengujian berikutnya.
    3. c.Penilaiannya dapat dilakukan dengan teknik tes dan non tes.
    4. d.Penilaian dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung (di tengah atau akhir setiap pertemuan sebagai penilaian proses) dan pada akhir belajar suatu kompetensi
  3. 2.Teknik Penilaian
    Penilaian pembelajaran mencakup proses maupun hasil belajar.Dalam hal ini penilaian itu dapat dilakukan dengan teknik tes dan non tes.Teknis tes meliputi di antaranya: tes tertulis, tes lisan, tes perbuatan.Teknik non tes di antaranya:pengamatan (sistematis),pengisian angket,pengukuran skala sikap dan minat (afektif),pemberian tugas dan portofolio.
  4. 3.Jenis Tagihan
    Istilah tagihan adalah istilah untuk mengacu pada cara bagaimana pengujian itu dilakukan.Jenis tagihan yang dapat digunakan untuk tujuan penilaian ini antara lain: kuis,pertanyaan lisan,tugas individu, tugas kelompok, ulangan harian,ulangan akhir semester serta ulangan kenaikan kelas.
    1. a.Kuis,yaitu pertanyaan singkat yang menanyakan hal-hal prinsip.
      Kuis dapat diberikan di awal,tengah atau akhir proses pembelajaran.Kuis dapat dilakukan secara lisan atau tertulis. Kecuali itu waktu yang diperlukan relatif singkat dan hanya menanyakan hal-hal yang penting saja.Jika banyak siswa gagal dalam menyelesaikan kuis,sebaiknya guru mengulangi materi sebelumnya.
    2. b.Pertanyaan lisan,biasanya diberikan dengan tujuan untuk pemahaman siswa terhadap konsep,prinsip atau teorema.Pertanyaan lisan merupakan salah satu cara efektif untuk mengetahui seberapa jauh tahap kemajuan siswa mencapai suatu kompetensi dasar tertentu. Dengan mengambil sampel siswa dari kelompok atas, sedang maupun bawah, guru dapat mengetahui apakah suatu kompetensi dasar pada tahap tertentu telah dikuasai atau belum.
    3. c.Tugas individu,dapat diberikan pada waktu-waktu tertentu misalnya pada tiap akhir minggu dengan bentuk tugas atau soal uraian obyektif atau non obyektif. Tingkat berfikir yang terlibat sebaiknya pada higher-order thinking.Bentuk instrumen yang diberikan pada tugas kelompok sebaiknya soal uraian baik uraian obyektif dan non obyektif atau tugas unjuk kerja.
    4. d.Tugas kelompok,diberikan pada waktu-waktu tertentu.Tujuannya lebih kepada mengukur kemampuan-kemampuan yang dapat terjadi bila dilaksanakan secara berkelompok,misalnya kemampuan bekerjasama dan menghargai pendapat orang lain. Bentuk soal yang diberikan hendaknya uraian dengan tingkat berfikir yang tinggi yaitu menerapkan(applying) sampai dengan mengkreasi(creating).Bila mungkin siswa diminta menggunakan data sungguhan atau melakukan pengamatan terhadap suatu gejala,atau merencanakan suatu proyek.
    5. e.Ulangan harian,adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih. Fungsinya untuk mengukur pencapaian siswa dalam satu kompetensi dasar tertentu.Soal yang digunakan hendaknya bervariasi,baik bentuk uraian obyektif maupun uraian non obyektif dan yang diukur meliputi kemampuan dalam pemahaman, aplikasi,dan analisis,serta kreasi(creating)
    6. f.pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran.Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut.
    7. g.Ulangan akhir semester,adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester.Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut.
    8. h.Ulangan kenaikan kelas,adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di akhir semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester genap pada satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket.Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan KD pada semester tersebut.

Baca Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah ini :
1. File Bentuk PDF
2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Rabu, Oktober 06, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM SD/MI

STANDAR ISI PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM SD/MI

Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk Sekolah Dasar
(SD)/Madrasah Ibtidaiyah(MI)
  1. A.Latar Belakang
    Ilmu Pengetahuan Alam(IPA)berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis,sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta,konsep-konsep,atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar,serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPA diarahkan untuk inkuiri dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.
  1. IPA diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang dapat diidentifikasikan.Penerapan IPA perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan.Di tingkat SD/MI diharapkan ada penekanan pembelajaran Salingtemas (Sains,lingkungan, teknologi,dan masyarakat)yang diarahkan pada pengalaman belajar untuk merancang dan membuat suatu karya melalui penerapan konsep IPA dan kompetensi bekerja ilmiah secara bijaksana.
  2. Pembelajaran IPA sebaiknya dilaksanakan secara inkuiri ilmiah (scientific inquiry)untuk menumbuhkan kemampuan berpikir,bekerja dan bersikap ilmiah serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup.Oleh karena itu pembelajaran IPA di SD/MI menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah.
  3. Standar Kompetensi(SK)dan Kompetensi Dasar(KD)IPA di SD/MI merupakan standar minimum yang secara nasional harus dicapai oleh peserta didik dan menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum di setiap satuan pendidikan.Pencapaian SK dan KD didasarkan pada pemberdayaan peserta didik untuk membangun kemampuan,bekerja ilmiah,dan pengetahuan sendiri yang difasilitasi oleh guru.
B. Tujuan
  1. Mata Pelajaran IPA di SD/MI bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan,keindahan dan keteraturan alam ciptaan-Nya
    2.Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
    3.Mengembangkan rasa ingin tahu,sikap positip dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA,lingkungan,teknologi dan masyarakat
    4.Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar,emecahkan masalah dan membuat keputusan
    5.Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara,menjaga dan melestarikan lingkungan alam
    6.Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan
    7.Memperoleh bekal pengetahuan,konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs.
Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Selasa, Oktober 05, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN BAHASA INGGRIS SD/MI

STANDAR ISI PELAJARAN BAHASA INGGRIS SD/MI

Mata Pelajaran Bahasa Inggris untuk Sekolah Dasar(SD)/Madrasah
Ibtidaiyah(MI)
  1. A.Latar Belakang
    Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual,sosial,dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi.Pembelajaran bahasa diharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya, budayanya,dan budaya orang lain.Selain itu,pembelajaran bahasa juga membantu peserta didik mampu mengemukakan gagasan dan perasaan,berpartisipasi dalam masyarakat,dan bahkan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya.
  1. Bahasa Inggris merupakan alat untuk berkomunikasi secara lisan dan tulis. Berkomunikasi adalah memahami dan mengungkapkan informasi,pikiran,perasaan,dan mengembangkan ilmu pengetahuan,teknologi,dan budaya.Kemampuan berkomunikasi dalam pengertian yang utuh adalah kemampuan berwacana,yakni kemampuan memahami dan/atau menghasilkan teks lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat keterampilan berbahasa,yaitu mendengarkan,berbicara,membaca dan menulis.Keempat keterampilan inilah yang digunakan untuk menanggapi atau menciptakan wacana dalam kehidupan bermasyarakat.Oleh karena itu,mata pelajaran Bahasa Inggris diarahkan untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan tersebut agar lulusan mampu berkomunikasi dan berwacana dalam bahasa Inggris pada tingkat literasi tertentu.
  2. Tingkat literasi mencakup performative,functional,informational,dan epistemic.Pada tingkat performative,orang mampu membaca,menulis,mendengarkan,dan berbicara dengan simbol-simbol yang digunakan.Pada tingkat functional,orang mampu menggunakan bahasa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seperti membaca surat kabar,manual atau petunjuk.Pada tingkat informational,orang mampu mengakses pengetahuan dengan kemampuan berbahasa,sedangkan pada tingkat epistemic orang mampu mengungkapkan pengetahuan ke dalam bahasa sasaran (Wells,1987).
  3. Sehubungan dengan hal tersebut,perlu ditetapkan standar kompetensi bahasa Inggris bagi SD/MI yang menyelenggarakan mata pelajaran Bahasa Inggris sebagai muatan lokal.Kompetensi lulusan SD/MI tersebut selayaknya merupakan kemampuan yang bermanfaat dalam rangka menyiapkan lulusan untuk belajar bahasa Inggris di tingkat SMP/MTs.Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan berinteraksi dalam bahasa Inggris untuk menunjang kegiatan kelas dan sekolah.
  4. Pendidikan bahasa Inggris di SD/MI dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa yang digunakan untuk menyertai tindakan atau language accompanying action.Bahasa Inggris digunakan untuk interaksi dan bersifat“here and now”.Topik pembicaraannya berkisar pada hal-hal yang ada dalam konteks situasi.Untuk mencapai kompetensi ini,peserta didik perlu dipajankan dan dibiasakan dengan berbagai ragam pasangan bersanding (adjacency pairs)yang merupakan dasar menuju kemampuan berinteraksi yang lebih kompleks.
B.Tujuan
  1. Mata Pelajaran Bahasa Inggris di SD/MI bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan secara terbatas
    untuk mengiringi tindakan (language accompanying action)dalam konteks sekolah
    2.Memiliki kesadaran tentang hakikat dan pentingnya bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat global
Selengkapnya Silahkan Download File dibawah Ini: 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

STANDAR ISI PELAJARAN BAHASA INDONESIA SD/MI

STANDAR ISI PELAJARAN BAHASA INDONESIA SD/MI

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar(SD)/Madrasah
Ibtidaiyah(MI)
A.Latar Belakang
  1. Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial,dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi.Pembelajaran bahasa diharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya,budayanya,dan budaya orang lain,mengemukakan gagasan dan perasaan,berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut,dan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya.
  1. Pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar,baik secara lisan maupun tulis,serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia.
  2. Standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, keterampilan berbahasa,dan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia.Standar kompetensi ini merupakan dasar bagi peserta didik untuk memahami dan merespon situasi lokal,regional,nasional,dan global.
  3. Dengan standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia ini diharapkan:
    1.peserta didik dapat mengembangkan potensinya sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan minatnya,serta dapat menumbuhkan penghargaan terhadap hasil karya kesastraan dan hasil intelektual bangsa sendiri;
    2.guru dapat memusatkan perhatian kepada pengembangan kompetensi bahasa peserta didik dengan menyediakan berbagai kegiatan berbahasa dan sumber belajar;
    3.guru lebih mandiri dan leluasa dalam menentukan bahan ajar kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah dan kemampuan peserta didiknya;
    4.orang tua dan masyarakat dapat secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program kebahasaan daan kesastraan di sekolah;
    5.sekolah dapat menyusun program pendidikan tentang kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan keadaan peserta didik dan sumber belajar yang tersedia;
    6.daerah dapat menentukan bahan dan sumber belajar kebahasaan dan kesastraan
    sesuai dengan kondisi dan kekhasan daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional.
B.Tujuan
  1. Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
    1.Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis
    2.Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara
    3.Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan
    4.Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual,serta
    kematangan emosional dan sosial
    5.Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan,memperhalus budi pekerti,serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa
    6.Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan
    intelektual manusia Indonesia.
Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File Bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Senin, Oktober 04, 2010

STANDAR ISI PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SD/MI

STANDAR ISI PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SD/MI

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Sekolah Dasar (SD)/Madrasah
Ibtidaiyah (MI)
  1. A.Latar Belakang
    Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia.Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna,damai dan bermartabat.Menyadari betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan,yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga,sekolah maupun masyarakat.
  1. Pendidikan Agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti,dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama.Peningkatan potensi spritual mencakup pengenalan,pemahaman,dan penanaman nilai-nilai keagamaan,serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan.Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.
  2. Pendidikan Agama Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia, serta bertujuan untuk menghasilkan manusia yang jujur,adil,berbudi pekerti,etis,saling menghargai,disiplin,harmonis dan produktif,baik personal maupun sosial.Tuntutan visi ini mendorong dikembangkannya standar kompetesi sesuai dengan jenjang persekolahan yang secara nasional ditandai dengan ciri-ciri:
    1.lebih menitik beratkan pencapaian kompetensi secata utuh selain penguasaaan materi;
    2.mengakomodasikan keragaman kebutuhan dan sumber daya pendidikan yang tersedia;
    3.memberiklan kebebasan yang lebih luas kepada pendidik di lapangan untuk mengembangkan strategi dan program pembelajaran seauai dengan kebutuhan dan ketersedian sumber daya pendidikan.
  3. Pendidikan AgamaIslam diharapkan menghasilkan manusia yang selalu berupaya menyempurnakan iman, takwa,dan akhlak,serta aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan,khususnya dalam memajukan peradaban bangsa yang bermartabat. Manusia seperti itu diharapkan tangguh dalam menghadapi tantangan,
    hambatan,dan perubahan yang muncul dalam pergaulan masyarakat baik dalam lingkup lokal,nasional,regional maupun global.
  4. Pendidik diharapkan dapat mengembangkan metode pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar.Pencapaian seluruh kompetensi dasar perilaku terpuji dapat dilakukan tidak beraturan.Peran semua unsur sekolah, orang tua siswa dan masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan pencapaian tujuan Pendidikan Agama Islam.
B. Tujuan
  1. Pendidikan Agama Islam di SD/MI bertujuan untuk:
    1.menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian,pemupukan,dan pengembangan pengetahuan,penghayatan,pengamalan,pembiasaan,serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT;
    2.mewujudkan manuasia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu manusia yang berpengetahuan,rajin beribadah,cerdas,produktif,jujur,adil,etis, berdisiplin, bertoleransi(tasamuh),menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah.
Selengkapnya Silahkan Download File Dibawah Ini: 
1. File bentuk PDF 
2. File Bentuk DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner