Sidebar atas

Jumat, Juli 08, 2011

SOAL U N B INDONESIA MTs/SMP 1991

SOAL U N B INDONESIA MTs/SMP 1991

MEMBANGUN SINEMA INDONESIA

         Membangun Sinema Indonesia yang berwawasan Nusantara,merupakan impian yang harus terwujudkan.Mewujudkan impian ini tentunya bukan tugas insan perfilman semata,namun juga menjadi tanggung jawab seluruh pihak yang terkait.Mengingat kehadiran film tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat di luar film itu sendiri.Oleh sebab itu,apabila berbicara tentang sinema Indonesia yang berwawasan kebangsaan,mau tidak mau kita di hadapkan pada suatu pertanyaan,sejauh mana kemauan politik menunjang perwujudannya?
        Adapun yang di maksud dengan sinema Indonesia berwawasan kebangsaan adalah hasil cipta,rasa,dan karsa Indonesia yang dalam hasil karya filmnya mencoba terjemahkan kehendak cita-cita kemerdekaan dan UUD'45 menjadi pijakan hukumnya dan Pancasila sebagai moralnya.Dengan kata lain,sinema Indonesia berwawasan kebangsaan adalah hasil karya film yang terintegrasi ke dalam tujuan kemerdekaan bangsa.
        Sehubungan dengan hal di atas.Mendagri menghimbau agarsetiap daerah memproduksi film yang menampilkan nilai-nilai etnik atau sosial budaya daerahnya.Hal ini menyadarkan kita bahwa kita dituntut senantiasa harus menghormati,melestarikan dan menerima secara aktif setiap nilai budaya etnik yang terdapat di seluruh Nusantara sebagai warisan yang harus dijadikan modal dasar dalam usaha membentuk budaya Indonesia yang ideal.Dengan demikian,melalui tahapan ini akan terjadi semacam desentralisasi kebudayaan dalam pengertian bahwa Jakarta sebagai segala kegiatan sosial,politik,dan ekonomi,bukan berarti harus menjadi pusat pembangunan kebudayaan nasional.
EBTANAS-SMP-92-01
Makna sinema dalam wacana di atas yang tepat adalah...
  • A.Panggung tempat pertunjukan
  • B.Pementasan suatu kesenian
  • C.Gedung tempat pertunjukan film
  • D.Acara kesenian yang sedang disajikan
EBTANAS-SMP-92-02
Pernyataan yang benar dari wacana di atas terdapat pada kalimat-kalimat di bawah ini,kecuali ...
  • A.Sinema Indonesia berwawasan kebangsaan
  • B.Sinema Indonesia merupakan cipta,rasa,dan karsa cita-cita kemerdekaan
  • C.Sinema Indonesia sebagai wadah pembangunan kebudayaan film nasional harus di Jakarta.
  • D.Sinema Indonesia dituntut menghormati melestarikan dan menerima secara aktif budaya Indonesia.
EBTANAS-SMP-92-02
Kesimpulan wacana di atas adalah ...
  • A.Pembangunan sinema Indonesia bisa berlandaskan impian yang belum terwujudkan. Impian itu akan melahirkan cita-cita memproduksi film-film baru yang tidak meninggalkan cipta,rasa,dan karsa budaya nasional.
  • B.Pembangunan perfilman Indonesia dapat di pengaruhi oleh film-film impor,sehingga menampilkan nilai-nilai etnik atau sosial budaya daerah yang dipadukan dengan budaya asing.
  • C.Membangun,sinema Indonesia bukan hanya tugas orang-orang film saja,tetapi juga orang-orang diluar film.Sinema Indonesia harus berlandaskan cita-cita kemerdekaan dan UUD'45.Diharapkan produser film menampilkan sosial budaya daerahnya dan menjaga kelestarian budaya di seluruh nusahtara.
  • D.Membangun perfilman Indonesia akan melestarikan masuknya kebudayaan barat yang sukar di bendung dan akan mendesak budaya daerah yang berwawasan Nusantara
EBTANAS-SMP-92-09
Anak itu berjalan cepat-cepat.Melihat ke depan tanpa menoleh ke kanan dan ke kiri. Memandang siapa ia tidak.Akhirnya,matanya menatap orang yang dicarinya dengan sarnar-samar.Kata umum yang terdapat pada paragraf di atas adalah...
  • A.melihat
  • B.menoleh
  • C.memandang
  • D.menatap
EBTANAS-SMP-92-10
Kalimat yang bermajas ironi terdapat pada ...
  • A.Dalam sekejap,kue-kue itu selesai dilahapnya
  • B.Karena badannya sehat,ia bolak-balik saja ke dokter.
  • C.Kita jangan memandang sebelah mata regu lawan.
  • D.Hatiku kian teriris mendengar penghinaan itu.
EBTANAS-SMP-92-11
Kebakaran itu tak dapat dielakkan lagi.Si jago merah menghabiskan bangunan penduduk.Mereka kehilangan harta benda.Kampung yang terkena musibah itu di selimuti kedukan.Dalam paragraf di atas, majas metafora terdapat pada kalimat ...
  • A.no. 1
  • B.no. 2
  • C.no. 3
  • D.no. 4
Dan Seterusnya ....???
Baca Selengkapnya Silahkan Ambil File Dibawah Ini:
1.Dalam Format PDF
2.Dalam Format DOC

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

2 komentar :