Senin, Agustus 10, 2009

SILABUS SENI BUDAYA (RUPA) Kls. X SMK/MAK


SILABUS SENI BUDAYA (RUPA) Kls. X SMK/MAK
I. SILABUS SENI BUDAYA SEMESTER I
NAMA SEKOLAH : SMK / MAK
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (SENI RUPA)
KELAS/SEMESTER : X(sepuluh) / 1(satu)
KODE KOMPETENSI : 1(satu)
ALOKASI WAKTU : 32 X 45 menit

  1. STANDAR KOMPETENSI
    Mengapresiasi karya seni rupa
  2. KOMPETENSI DASAR
    Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan
  3. INDIKATOR

    1. Gagasan dan teknik seni rupa terapan djelaskani berdasarkan sejarah perkembangan
    2. Gagasan dan teknik seni rupa terapan diidentifikasi berdasarkan proses penciptaan
    3. Komposisi warna dibuat berdasarkan corak dan teknik seni rupa modern

    1. MATERI PEMBELAJARAN

      1. Periodisasi Seni Rupa
      2. Mancanegara
        - Pra sejarah
        - Klasik
        - Moderen
      3. Aliran –aliran seni rupa
      4. Lingkaran warna, Harmoni warna,
      5. Kontras,Monokromatik dan Anologus

    2. KEGIATAN PEMBELAJARAN

      1. Menjelaskan seni rupa jaman prasejarah
      2. Menjelaskan seni rupa jaman klasik
      3. Menjelaskan seni rupa jaman moderen
      4. Menjelaskan aliran aliran seni lukis
      5. Menggambar Lingkaran Warna
      6. Membuat harmoni warna Kontras, Monokromatik dan Analogus

    3. PENILAIAN
      Tes tertulis Tes lisan Tes perbuatan
    4. SUMBER BELAJAR
      Dharsono Sony Kartika (2004)Seni Modern,Rekayasa Sains Bandung Dharsono Sony Kartika,Nanang Ganda perwira,(2004) Pengantar Estetika,Rekayasa Sains Bandung Agus Sachari,Dr.Budaya Rupa,Desain, Arsitektur, Seni Rupa dan Kriya.

    Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD DISINI File Bentuk PDF
    Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD DISINI File Bentuk DOC


II. SILABUS SENI BUDAYA SEMESTER II
NAMA SEKOLAH : SMK / MAK
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (SENI RUPA)
KELAS/SEMESTER : X(sepuluh) / 2(dua)
KODE KOMPETENSI : 1(satu)
ALOKASI WAKTU : 32 X 45 menit

  1. STANDAR KOMPETENSI
    Mengapresiasi karya seni rupa
  2. KOMPETENSI DASAR
    Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara
  3. INDIKATOR

    1. Gagasan dan teknik seni rupa terapan dijelaskan berdasarkan sejarah perkembangan seni rupa indonesia
    2. Gagasan seni rupa terapan diapresiasi berdasarkan sejarah perkembangan seni rupa indonesia
    3. Gmbar nirmana dibuat berdasarkan pertimbangan hasil identifikasi teknik dan corak
  4. MATERI PEMBELAJARAN

    1. Periodisasi Seni Rupa Indonesia
    2. Pra sejarah Hindu dan Budha Islam
    3. Periodisasi seni lukis indonesia
    4. Gambar nirmana

  5. KEGIATAN PEMBELAJARAN

    1. Menjelaskan seni rupa indonesia jaman Prasejarah
    2. Menjelaskan seni rupa indonesia periode Hindu–Budha
    3. Menjelaskan seni rupa indonesia periodeIslam
    4. Menjelaskan periodisasi seni lukis indonesia
    5. Membuat gambar , Nirmana

  6. PENILAIAN
    Tertulis dan Praktek
  7. SUMBER BELAJAR
    Yudoseputro Wiyoso,1986
    Pengantar Seni Rupa Islam Indonesia,Angkasa Bandung Soekmono, 1981,
    Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia, jilid 1,2,3, Kanisius, Jogjakarta
    Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD DISINI File Bentuk PDF
    Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD DISINI File Bentuk DOC



بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

Shahih Bukhari
-Imam Bukhari-
Kitab Puasa
Bab 4: Pintu Rayyan Itu Khusus Untuk Orang-Orang yang Berpuasa
918. Sahl رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Sesungguhnya di dalam surga terdapat (delapan pintu. Di sana 4/88) ada pintu yang disebut Rayyan, yang besok pada hari kiamat akan dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. Tidak seorang selain mereka yang masuk lewat pintu itu. Dikatakan, 'Dimanakah orang-orang yang berpuasa?' Lalu mereka berdiri, tidak ada seorang pun selain mereka yang masuk darinya. Apabila mereka telah masuk, maka pintu itu ditutup. Sehingga, tidak ada seorang pun yang masuk darinya."
919. Abu Hurairah رضي الله عنه mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang memberi nafkah dua istri (dengan apa pun 4/193) di jalan Allah, maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga, 'Wahai hamba Allah, ini lebih baik.' (Dan dalam satu riwayat: Ia akan dipanggil oleh para penjaga surga, yakni oleh tiap-tiap penjaga pintu surga, 'Hai kemarilah.' 2/213). Barangsiapa yang ahli shalat, maka ia dipanggil dari pintu shalat. Barangsiapa yang ahli jihad, maka ia dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa yang ahli puasa, maka ia dipanggil dari (pintu puasa dan) pintu Rayyan. Dan, barangsiapa yang ahli sedekah, maka ia dipanggil dari pintu sedekah." Abu Bakar berkata, "(Tebusan) engkau adalah dengan ayah dan ibuku, wahai Rasulullah. Apakah ada keperluan bagi yang dipanggil dari seluruh pintu itu? Apakah ada orang yang dipanggil dari seluruh pintu itu?" (Dalam satu riwayat: "Wahai Rasulullah, itu yang tidak binasa?") Beliau bersabda, "Ya, dan aku berharap engkau termasuk golongan mereka."

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar