Rabu, Juni 03, 2009

SOAL DAN PEMBAHASAN SNMPTN/SPMB/UMPTN 2002

SOAL DAN PEMBAHASAN SNMPTN/SPMB/UMPTN 2002
  1. Dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri SNMPTN/SPMB/UMPTN/SeNaMPTN yang jelas persiapan harus lebih sungguh-sungguh karena dari sekian banyak peminat hanya dipilih sedikit saja dengan sendirinya yang terpilih yang paling tinggi nilainya.
    Download Soal soal dibawah ini belum ada pembahasan silahkan jawaban dicari sendiri.
  1. Dipersilahkan DOWNLOAD
  2. Download Soal soal dibawah disertai pembahasan dan pelajari yang serius

  3. Belajar Mendalami Hadist
    Shahih Bukhari
    -Imam Bukhari-
    Kitab Ilmu
    Bab 8: Keterangan tentang Perpindahan (Buku-Buku Ilmu Pengetahuan) dari Tangan ke Tangan, dan Penulisan Ilmu Pengetahuan oleh Ahli-Ahli Ilmu Pengetahuan dari Berbagai Negeri Anas berkata, "Utsman menyalin beberapa mushhaf, lalu mengirimkannya ke berbagai wilayah."[11]
    Abdullah bin Umar, Yahya bin Said, dan Malik berpendapat bahwa yang demikian itu diperbolehkan.[12]
    Beberapa Ulama Hijaz mendukung pendapat itu berdasarkan hadits Nabi صلی الله عليه وسلم ketika beliau mengirimkan surat dengan perantaraan komandan pasukan dan beliau berkata, "Janganlah kamu bacakan surat ini sebelum kamu sampai di tempat ini dan ini." Setelah sampai di tempat itu, komandan itu membacakannya kepada orang banyak, dan dia memberitahukan kepada mereka apa yang diperintahkan oleh Nabi صلی الله عليه وسلم[13]
    51. Abdullah bin Abbas mengatakan bahwa Rasulullah صلی الله عليه وسلم mengutus seorang laki-laki (dalam satu riwayat disebutkan: Abdullah bin Hudzafah as-Sahmi 5/136) untuk membawa surat beliau, dan laki-laki itu disuruh memberikannya kepada pembesar Bahrain, lalu pembesar Bahrain merobek-robeknya. Ia berkata, "Lalu Rasulullah صلی الله عليه وسلم mendoakan agar mereka benar-benar dirobek-robek."
    [11] Ini adalah bagian dari hadits panjang yang diriwayatkan secara maushul dengan lengkap pada (66 - Fahaailul Qur'an / 1- BAB).
    [12] Atsar Ibnu Umar di-maushul-kan oleh Ibnu Mandah di dalam Kitab al-Washiyyah dengan sanad sahih dari Abu Abdur Rahman al-Habli, dari Abdullah yang hampir sama dengan itu. Maka, boleh jadi (yang dimaksud) Abdullah ini adalah Abdullah bin Umar, karena al-Habli mendengar darinya; dan boleh jadi (yang dimaksud) dia adalah Abdullah bin Amr, karena al-Habli terkenal meriwayatkan darinya. Sedangkan atsar Yahya bin Said dan Malik Ibnu Anas di-maushul-kan oleh al-Hakim di dalam 'Ulumul Hadits (hlm. 259) dengan isnad yang bagus.
    [13] Riwayat ini dimaushulkan oleh Ibnu Ishaq dari Urwah bin Zubeir secara mursal, dan ath-Thabari dalam Tafsirnya dari hadits Jundub al-Bajali dengan sanad hasan sebagaimana disebutkan dalam Al-Fath, dan dia berkata, "Maka, dengan jalan sebanyak ini jadilah riwayat ini shahih."

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar